Panjaitan, Rendra Abdillah
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Baglog Jamur Tiram Menjadi Pupuk Organik di Rumah Kebugaran Difabel Gumregah Arogorejo Bantul Yudhita, Andrea Nindya; Wulandari, Sepya Indah; Wicaksono, Dimas Hadi; Deona, Martinus Yohanes Leaj; Panjaitan, Rendra Abdillah; Prakoso, Wahab Fitra Iga
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 3 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1019.238 KB) | DOI: 10.59110/rcsd.173

Abstract

Komunitas Difabel Gumregah memiliki bisnis budidaya jamur tiram akan tetapi limbah yang dihasilkan belum dimanfatakan dengan baik. Sehingga, tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan kepada komunitas tersebut upaya memanfaatkan limbah (baglog) jamur tiram menjadi pupuk organic. Kegiatan ini dilakukan melalui tahap perencanaan hingga pelaksanaan di Rumah Kebugaran Difabel yang merupakan sekretariat komunitas tersebut. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa komposisi terbaik pengolahan baglog jamur tiram untuk menjadi media tanam yaitu untuk 5 kg baglog jamur tiram memerlukan 12,5 pupuk kendang, dan 25 kg tanah gempur. Setelah semua bahan dicampurkan maka dapat langsung di masukkan dalam polybag untuk dijadikan media tanam. Jika bibit ditanam dalam olahan baglog jamur tiram dengan tetap dirawat dan disiram maka proses tumbuhnya bibit tersebut dapat lebih cepat. Kegiatan pemanfaatan baglog jamur tiram ini telah memenuhi indikator keberhasilan program karena dari baglog jamur yang ada sudah dapat dimanfaatkan dengan baik. Selain itu, media tanam yang telah dibuat dari pemanfaatan baglog jamur tiram ini telah ditanam bibit-bibit yang dimanfatakan oleh teman-teman difabel di Komunitas Difabel Gumregah, Sedayu Bantul Yogyakarta.
Pemanfaatan Baglog Jamur Tiram Menjadi Pupuk Organik di Rumah Kebugaran Difabel Gumregah Arogorejo Bantul Yudhita, Andrea Nindya; Wulandari, Sepya Indah; Wicaksono, Dimas Hadi; Deona, Martinus Yohanes Leaj; Panjaitan, Rendra Abdillah; Prakoso, Wahab Fitra Iga
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 3 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.173

Abstract

Komunitas Difabel Gumregah memiliki bisnis budidaya jamur tiram akan tetapi limbah yang dihasilkan belum dimanfatakan dengan baik. Sehingga, tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan kepada komunitas tersebut upaya memanfaatkan limbah (baglog) jamur tiram menjadi pupuk organic. Kegiatan ini dilakukan melalui tahap perencanaan hingga pelaksanaan di Rumah Kebugaran Difabel yang merupakan sekretariat komunitas tersebut. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa komposisi terbaik pengolahan baglog jamur tiram untuk menjadi media tanam yaitu untuk 5 kg baglog jamur tiram memerlukan 12,5 pupuk kendang, dan 25 kg tanah gempur. Setelah semua bahan dicampurkan maka dapat langsung di masukkan dalam polybag untuk dijadikan media tanam. Jika bibit ditanam dalam olahan baglog jamur tiram dengan tetap dirawat dan disiram maka proses tumbuhnya bibit tersebut dapat lebih cepat. Kegiatan pemanfaatan baglog jamur tiram ini telah memenuhi indikator keberhasilan program karena dari baglog jamur yang ada sudah dapat dimanfaatkan dengan baik. Selain itu, media tanam yang telah dibuat dari pemanfaatan baglog jamur tiram ini telah ditanam bibit-bibit yang dimanfatakan oleh teman-teman difabel di Komunitas Difabel Gumregah, Sedayu Bantul Yogyakarta.
PROTOTYPE SISTEM PEMBERIAN NUTRISI OTOMATIS PADA TANAMAN HIDROPONIK SELADA DENGAN WICK SYSTEM BERBASIS INTERNET OF THING (IoT) Panjaitan, Rendra Abdillah
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i2.4063

Abstract

Hidroponik adalah salah satu sistem budi daya tanaman tanpa tanah. Hidroponik menggunakan larutan air sebagai pengganti tanah dan memberikan unsur hara ke air untuk menyalurkan mineral dan nutrisi penting langsung ke akar tanaman hidroponik. Kadar nutrisi yang stabil tepat mempengaruhi pertumbuhan tanaman hidroponik. Dalam era teknologi yang semakin berkembang, Internet of Things (IoT) telah menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam berbagai sektor, termasuk pertanian. Salah satu aplikasi yang dapat diimplementasikan dalam pertanian adalah sistem pemberian nutrisi otomatis pada tanaman hidroponik. Rancangan ini bertujuan untuk mempermudah pengguna untuk memberikan nutrisi agar tetap stabil dengan memanfaatkan teknologi IoT. Dengan menghitung nilai Total Dissolved Solids (TDS) atau jumlah zat yang terlarut didalam air. Penggunaan TDS meter dapat mengetahui unsur hara yang terdapat didalam air yang dapat digunakan tanaman sebagai nutrisi untuk berkempang. Dengan mendeteksi nilai TDS menggunakan TDS meter didalam air yang kurang dari 560 maka akan memicu alat dan memebrikan air unsur hara. Setiap menit sistem akan dipantau dan memberikan notifikasi ke telegram secara otomatis. Perancangan sistem ini menggunakan metode prototype.
Pemanfaatan Baglog Jamur Tiram Menjadi Pupuk Organik di Rumah Kebugaran Difabel Gumregah Arogorejo Bantul Yudhita, Andrea Nindya; Wulandari, Sepya Indah; Wicaksono, Dimas Hadi; Deona, Martinus Yohanes Leaj; Panjaitan, Rendra Abdillah; Prakoso, Wahab Fitra Iga
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 3 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.173

Abstract

Komunitas Difabel Gumregah memiliki bisnis budidaya jamur tiram akan tetapi limbah yang dihasilkan belum dimanfatakan dengan baik. Sehingga, tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan kepada komunitas tersebut upaya memanfaatkan limbah (baglog) jamur tiram menjadi pupuk organic. Kegiatan ini dilakukan melalui tahap perencanaan hingga pelaksanaan di Rumah Kebugaran Difabel yang merupakan sekretariat komunitas tersebut. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa komposisi terbaik pengolahan baglog jamur tiram untuk menjadi media tanam yaitu untuk 5 kg baglog jamur tiram memerlukan 12,5 pupuk kendang, dan 25 kg tanah gempur. Setelah semua bahan dicampurkan maka dapat langsung di masukkan dalam polybag untuk dijadikan media tanam. Jika bibit ditanam dalam olahan baglog jamur tiram dengan tetap dirawat dan disiram maka proses tumbuhnya bibit tersebut dapat lebih cepat. Kegiatan pemanfaatan baglog jamur tiram ini telah memenuhi indikator keberhasilan program karena dari baglog jamur yang ada sudah dapat dimanfaatkan dengan baik. Selain itu, media tanam yang telah dibuat dari pemanfaatan baglog jamur tiram ini telah ditanam bibit-bibit yang dimanfatakan oleh teman-teman difabel di Komunitas Difabel Gumregah, Sedayu Bantul Yogyakarta.