Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DAN ADAPTASI MAHASISWA PERANTAUAN: POTENSI PERAN KOMUNIKASI DIGITAL DALAM MENGATASI TANTANGAN ANTARBUDAYA (STUDI ETNOGRAFI KOMUNIKASI, PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA) Robina, Naila Magda; Muksin, Nani Nurani; Armani, Ghina Fadya; Nuraini, Dinda; Varellia, Azzahra
Kajian Ilmu Sosial (KAIS) Vol. 5 No. 2 (2024): KAIS : Kajian Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/kais.5.2.75-82

Abstract

Meningkatnya jumlah mahasiswa perantauan yang masuk ke perguruan tinggi, sangat penting bagi kita untuk memahami hambatan sosial dan budaya yang mahasiswa alami ketika menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Tantangan yang dihadapi oleh para mahasiswa perantauan ini adalah bagaimana beradaptasi dengan variasi budaya dalam berkomunikasi dengan mahasiswa lainnya di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi antarbudaya, kemampuan beradaptasi serta peran komunikasi digital di kalangan mahasiswa perantauan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi etnografi komunikasi. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa adanya perbedaan besar dengan budaya yang diterimanya, meliputi perbedaan bahasa, sikap, intonasi yang kuat ketika berbicara berbeda dengan asal daerah mahasiswa perantauan, nilai budaya serta adanya penggunaan komunikasi digital seperti artikel, jurnal dan website yang berperan sebagai salah satu upaya dalam beradaptasi. Hal lain yang dilakukan mahsiswa perantauan dalam menghadapi tantangan dalam berkomunikasi dan beradaptasi dengan budaya baru dengan cara mengamati, mempelajari, kemudian mulai menerima budaya lain dengan mengadopsi sikap, prinsip, dan kebiasaannya. Hal ini dikenal sebagai akulturasi.
Theory of Islamic Entrepreneurship Management, Islamic Cooperatives, and Islamic SMEs at National and International Levels S, Sugiharto; Fitri, Ummi Hannif; N, Nakamilo; Mahmud, Amir; Nuraini, Dinda; Sangputri, Dresnalaya; Fahmi, Khairul
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 12 (2026): January
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18138462

Abstract

This article analyzes management theories within the sectors of entrepreneurship, cooperatives, and MSMEs through an Islamic economic perspective on both national and international scales. In Islam, entrepreneurship is defined as an innovative and risk-taking activity that must be grounded in the principles of Tawhid (oneness of God), justice, and Sharia ethics. The study highlights Islamic cooperatives as a representation of a people-based economy that prioritizes the spirit of ta’awun (mutual assistance) and profit-sharing systems, with significant developments observed in Indonesia, Malaysia, and Turkey. Meanwhile, MSMEs are positioned as a vital pillar for the growth of the halal economy and job creation. Overall, the integration of Islamic values across these three sectors shifts the business orientation from mere profit-seeking toward the attainment of maslahah (public interest) and long-term sustainability.