Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Hafalan Qur’an Santri Juandi Pasaribu; Nurfarida; Juliana Batubara
Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam Vol. 4 No. 4 (2023): Salimiya
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/salimiya.v4i4.1164

Abstract

Researchers realize that today's increasing use of electronics from the rise of technology limits our ability to remember things. Later than that, considering the assumption that gadget devices could trigger a tendency to use applications, the authors were encouraged to go into further details about it. This is due to the fact that recording the Quran on a gadget may take a lot of time and focus and can even reduce the amount of time it takes to remember it. The research method used by the author is field research, field research with a survey approach. The author uses phenomenological approaches in qualitative descriptive methods. Since not all population centres were used as samples, structured interviews with these samples were collected for this research using unsaturated sampling. Research findings show that the influence of gagdet on the centers of memorizing the Qur’an in the Educational Park of Al-Qur’an (TPQ) Mosque Muhajirin Cold Water at Koto Tangah, Padang Baik positive and negative effects can be experienced by the reader of the Quran because of the gadget. Positive effects for the TPQ Mosque muhajirin cold water at Kato Tangah include improved access to knowledge, new perspectives, help with academic tasks, ease of communication, and the ability to promote creativity within the center. The Muhajrin mosque may have had negative effects such as lost time, missed opportunity to participate in other events, the termination of the Tahfizh program, and the abolition of rituals.
Manajemen Lembaga Pendidikan Islam dalam Mengahadapi Revolusi Industri 4.0 Nurfarida
Jurnal Al-Hikam Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Al-Hikam
Publisher : Jurnal Al-Hikam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan yang sejatinya menjadi alat ikhtiar untuk membina peradaban manusia, Industri 4.0 bukan hanya sekedar jargon. Pada kenyataannya, hingga saat ini, Indonesia masih memerlukan transformasi infrastruktur IT, penegakkan kedaulatan data dan akhirnya undang-undang perlindungan data pribadi. Masalah-masalah yang terjadi pada hari ini, tidak dapat diselesaikan dengan cara-cara sama seperti dalam konsep yang lampau. Revolusi Indsutri 4.0 tidak mungkin hanya dihadapi dengan pengembangan teknologi tanpa melibatkan dinamika sosial di dalamnya. Selain menyiapkan daya saing yang unggul, perlu dibangun kesadaran dan kedewasaan masyarakat dalam menyikapi perkembangan dunia saat ini, terutama di zaman post truth, ketika informasi yang mengalir deras tanpa kejelasan kebenarannya. Perlu dirumuskan strategi kebijakan nasional melalui kesadaran dan kedewasaan berpikir. Disamping itu, pendidikan masyarakat perlu mulai diadaptasikan untuk memenuhi kebutuhan keahlian di era industri 4.0. Tenaga pendidik, tenaga kependidikan, pengelola lembaga pendidikan islam juga memerlukan manajemen baru dan memiliki andil dalam mengisi industri 4.0, terutama dari sisi nilai-nilai yang dibangun, sebab tidak berarti industri 4.0 tanpa ekses negatif. Di situlah agama dapat berperan. Kata Kunci: Manajemen Lembaga Pendidikan, Revolusi Industri, Pendidikan Islam