Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kegiatan Pembelajaran Kurikulum Merdeka pada Siswa dengan Gangguan Disleksia di Sekolah Dasar Hapsari, Wilda Andi; Khotimah, Putri; Azizah, Shofy Alfiana; Minsih, Minsih
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8230

Abstract

Kegiatan pembelajaran di sekolah inklusif faktanya belum terlaksana secara optimal di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pembelajaran siswa disleksia dikurikulum merdeka dan sebagai sumber belajar bagi guru di Indonesia dalam mengembangkan pembelajaran kurikulum merdeka pada siswa disleksia di Sekolah Dasar untuk mengoptimalkan pendidikan inklusif. Dalam penelitian ini menggunakan jenis metode kualitatif, terdapat teknik pengambilan data dengan berbagai langkah seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi agar memperkuat pengambilan data, penelitian tersebut dilakukan dengan salah satu guru dan siswa yang ada di sekolah untuk memberikan data yang valid. Pada anak dengan gangguan disleksia jenis Double Visit Dyslexia, dengan gangguan tidak bisa mengingat kata-kata, lambat dalam merespon secara lisan, kesulitan dalam menulis, keterlambatan dalam menyebutkan nama benda, angka, huruf dan warna. Guru menjadi faktor terpenting dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, karena guru berinteraksi langsung dengan siswa. Dalam proses pembelajaran pada siswa disleksia, guru memberikan dukungan berupa sarana prasarana, jam tambahan belajar, bimbingan khusus dan juga komunikasi dengan orang tua, faktor penghambat berasal dari orang tua, dan kurangnya fasilitas sekolah. Penelitian ini menyoroti peran penting guru dan hambatan dari dukungan orang tua serta fasilitas sekolah dalam mengoptimalkan pembelajaran inklusif bagi siswa disleksia di Indonesia.
Analisis Kegiatan Pembelajaran Kurikulum Merdeka pada Siswa dengan Gangguan Disleksia di Sekolah Dasar Hapsari, Wilda Andi; Khotimah, Putri; Azizah, Shofy Alfiana; Minsih, Minsih
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8230

Abstract

Kegiatan pembelajaran di sekolah inklusif faktanya belum terlaksana secara optimal di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pembelajaran siswa disleksia dikurikulum merdeka dan sebagai sumber belajar bagi guru di Indonesia dalam mengembangkan pembelajaran kurikulum merdeka pada siswa disleksia di Sekolah Dasar untuk mengoptimalkan pendidikan inklusif. Dalam penelitian ini menggunakan jenis metode kualitatif, terdapat teknik pengambilan data dengan berbagai langkah seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi agar memperkuat pengambilan data, penelitian tersebut dilakukan dengan salah satu guru dan siswa yang ada di sekolah untuk memberikan data yang valid. Pada anak dengan gangguan disleksia jenis Double Visit Dyslexia, dengan gangguan tidak bisa mengingat kata-kata, lambat dalam merespon secara lisan, kesulitan dalam menulis, keterlambatan dalam menyebutkan nama benda, angka, huruf dan warna. Guru menjadi faktor terpenting dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, karena guru berinteraksi langsung dengan siswa. Dalam proses pembelajaran pada siswa disleksia, guru memberikan dukungan berupa sarana prasarana, jam tambahan belajar, bimbingan khusus dan juga komunikasi dengan orang tua, faktor penghambat berasal dari orang tua, dan kurangnya fasilitas sekolah. Penelitian ini menyoroti peran penting guru dan hambatan dari dukungan orang tua serta fasilitas sekolah dalam mengoptimalkan pembelajaran inklusif bagi siswa disleksia di Indonesia.
Cultivating Moral Character In The Teaching Of Pancasila And Citizenship Education In Elementary Schools Khotimah, Putri; Sutama, S; Adnan, Mazlini
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2024: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: The purpose of the research in this article is 1) to describe the moral character in the customs of Pancasila and citizenship education learning. 2) to describe the moral character in information media in Pancasila and citizenshipeduca-tion learning. Methodology: This type of research is descriptive qualitative, with the subjects being the homeroom teachers and 4th-grade students of SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar. Data collection through in-depth interviews, participatory observa-tion, and document analysis with method triangulation. The data analysis of this research includes data reduction, data presentation, and conclusion draw-ing. Results: 1) This study shows that the character of morality in the cultural habituation of this research in the cultivation of moral character at SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar has been carried out well. The school has carried out various routine activities, such as group Quran recitation, congregational prayers, and com-munal meals. 2) This research shows that the information media used by teachers involves discussing with parents to monitor daily activities in the home environment, ensuring that children are well-supervised. Applications/Originality/Value: In previous research, there has been no discussion on the cultivation of moral character with indicators such as customs and information media. Therefore, this research is important to explore the indicators used in the cultivation of moral character. The cultivation of moral character through customs and in-formation media is expected to be applied by students during their activities in the school, home, and community environments.