Wulida, Siti Nursipa
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INOVASI MESIN PEMBUATAN ECO BRICKS GUNA MEWUJUDKAN PENGELOLAAN LIMBAH BERKELANJUTAN DALAM SDGs 2030 Wulida, Siti Nursipa; Andrian, Sultan Hulio; Yusuf, Arya; Fitra, Rizka Amalia Rah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i1.2105

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan besar terkait permasalahan sampah plastik. Meningkatnya pola konsumsi masyarakat memicu penggunaan kemasan plastik sehingga sampah rumah tangga juga bertambah. Meskipun pemerintah telah menangani masalah sampah, tetapi masih saja pengelolaan sampah rumah tangga belum mencapai hasil yang optimal. Hingga pada tahun 2023, produksi sampah Indonesia meningkat menjadi 69,9 juta ton. Kawasan TPA Piyungan merupakan TPA yang menampung sampah dari tiga daerah yaitu Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta. TPA ini diperkirakan masih berumur 3-5 tahun lagi menurut data Dinas Lingkungan Hidup Bantul pada 2019. Dan pada April 2024, kondisi TPA Piyungan resmi ditutup oleh Pemda DIY. Pemukiman masyarakat sekitar terdampak oleh sampah yang sulit terurai akan menghambat resapan air, mengganggu sirkulasi udara, dan menimbulkan dampak buruk yang lain. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis mengusulkan inovasi mesin Macobricks yang digunakan untuk mengolah sampah plastik menjadi eco bricks yang ramah lingkungan dan bernilai jual tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi pustaka yang relevan. Dengan diterapkannya alat ini, diharapkan membantu mencapai tujuan poin 3 pada Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 yaitu kehidupan sehat dan sejahtera untuk Indonesia yang berkelanjutan.
The Effectiveness Of Peer Teaching In Achieving Student Understanding In The Subject Of Milling Techniques Yusuf, Arya; Wulida, Siti Nursipa; Dzal Yahya, Muhammad Yusri
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 24 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/mbq7ba12

Abstract

Education is one of the important human needs that cannot be separated in everyday life. Differences in individual understanding cannot be ignored at every level of human education. Therefore, teachers are required to design learning methods that are able to increase the effectiveness of the individual needs of learnersThe method used in designing this research is quasi experiment. the population in this study amounted to 36 students who were divided into two groups in one class at SMK Negeri 1 Nanggulan. The experimental design used is post test only control group design, which consists of a control class and an experimental class, each of which has a value. The average value on the understanding of the experimental class post-test results shows a value of 82.444 higher than the mean value of the control class. Nmax the experimental class showed 96.50 and Nmin of 72.50. Meanwhile, the Nmax of the control class showed 76.00 and Nmin of 64.00.  The Pvalue of homogeneity (Levene's) >0.05 is 0.081 which indicates that the data is normally distributed. Then the normality test Pvalue results are below <0.05 which is 0.040 (experimental), 0.019 (control) by comparing the significance level Pvalue <0.05 then H0 is rejected and H1 is accepted. Peer teaching research proves that it is effective for improving student understanding in the subject of milling techniques of multilevel milling material.
Felerchine Inovasi Mesin Sayur Portabel Bertenaga Surya Sebagai Teknologi Ketahanan Pangan Pasca Panen Yusuf, Arya; Wulida, Siti Nursipa; Khosyiati, Nur Evirda; Andrian, Sultan Hulio; Biworo, Muhamad
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 06 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i06.1218

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris memiliki lahan pertanian yang luas dengan luas mencapai 7,4 juta hektar. Sektor pertanian memegang peran penting sebagai prioritas dalam setiap tahap pembangunan, menyumbang sekitar 30% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan mempekerjakan lebih dari 50% tenaga kerja. Sayuran merupakan produk dengan hasil tinggi yang mencapai produksi tahunan sebesar 14,80 juta ton terutama yang bersumber dari daerah pegunungan seperti Magelang, Boyolali, dan Wonosobo. Terdapat tantangan pada sifat sayuran yang mudah rusak, terutama sayuran hijau karena penanganan pasca panen yang kurang optimal dan penyimpanan yang tidak memadai. Oleh karena itu, penulis menawarkan sebuah gagasan yang berjudul Felerchine. Konsep ini merupakan sebuah mesin sayuran bertenaga surya portabel, mudah dibuat dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif menggunakan studi literatur dari data dan informasi relevan. Diterapkannya alat ini sebagai solusi yang menjanjikan untuk memperpanjang umur sayuran selama distribusi.