Pembelajaran matematika di sekolah kepulauan memerlukan media interaktif yang tetap dapat digunakan ketika perangkat dan akses internet terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media game edukasi Wordwall berbasis Gameshow Quiz dan Open the Box serta menilai kelayakan dan respons siswa pada pembelajaran berhitung dasar kelas III SDN Lawanata, Kabupaten Wakatobi. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas tiga ahli media, tiga ahli materi, dan enam siswa dalam uji coba kelompok kecil. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi, angket respons siswa, dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase kelayakan dan rata-rata skor. Validasi ahli media memperoleh 75% dengan kategori layak, validasi ahli materi 83,33% dengan kategori sangat layak, dan respons siswa 82,5% dengan kategori sangat layak. Rata-rata hasil belajar berubah secara deskriptif dari 63,5 menjadi 81,2. Perubahan tersebut hanya merupakan indikasi awal karena uji coba melibatkan sampel kecil tanpa kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan media dinyatakan layak untuk konteks uji coba terbatas dan menawarkan strategi penggunaan fleksibel melalui satu perangkat guru, kerja kelompok, atau alternatif cetak pada sekolah dengan keterbatasan teknologi.