Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gerakan Menanam Mangrove Bersama SMPN 3 Mataram Di Sungai Mujang Ampenan Tengah Mulya Lestari; Baiq Julia Setyaningrum; Fahmi Firdaus; Ni Kadek Nirmala Wilwatikta; Kurniati, Nani; Haryani, Fitria
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v4i1.407

Abstract

Sungai Muara Jangkok atau biasa disebut Sungai Mujang adalah sungai yang bermuara di Pantai Ampenan. Berdasarkan analisis permasalahan yang terjadi di pesisir Pantai Ampenan, menanam pohon mangrove merupakan solusi yang tepat untuk diterapkan di kawasan ini. Selain sebagai upaya pelestarian lingkungan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa dan masyarakat sekitar untuk menjaga dan melestarikan lingkungannya melalui partisipasinya dalam kegiatan penanaman pohon mangrove. Pengabdian ini dilaksanakan di Sungai Muara Jangkok, sebuah lokasi strategis yang memiliki dampak langsung pada kondisi Pantai Ampenan. Subjek pengabdian mencakup siswa SMPN 3 Mataram dan masyarakat sekitar Sungai Muara Jangkok. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yang digunakan adalah metode penyuluhan dan metode demontrasi. Desain pelaksanaan eksperimen lapangan mencakup empat tahap utama: persiapan dan edukasi, pengumpulan dan persiapan bibit mangrove, pelaksanaan penanaman mangrove, serta pemeliharaan dan monitoring. Hasil kegiatan mencakup mitigasi bencana abrasi, peningkatan kesadaran lingkungan, dan penguatan kerjasama antarwarga dalam menjaga ekosistem Sungai Muara Jangkok. Penanaman mangrove sebagai mitigasi bencana abrasi sangat bermanfaat baik bagi siswa, para pihak yang terlibat maupun bagi alam di masa depan. Kata Kunci: Sungai Muara Jangkok; Pantai Ampenan; Pohon Mangrove
Analysis Of Science Concepts On Physical And Chemical Changes In The Mamaq Tradition Of The Sasak Ethnic Group Fahmi Firdaus; Maulidatin Nanisfi; Siti Diniah; X Zardht Alex Hidayat; Yayuk Andayani; Aliefman Hakim; Saprizal Hadisaputra
Indonesian Journal of Educational Innovation Vol. 1 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Siti Widhatul Faeha Salahudin Syawal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mamaq is a traditional practice passed down through generations of the Sasak tribe. Analysing the idea of science in relation to the physical and chemical alterations in the Sasak tribe’s mamaq tradition is the goal of this study. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type to explore in-depth knowledge about the mamaq tradition of the Sasak tribe. Direct observation and interviews were used to get data from community leaders and cultural figures, as well as secondary data from various relevant written sources. The analysis results found several scientific concepts in the mamaq tradition related to physical and chemical changes, including: 1) The betel nut that is cut, there is a physical change in the structure of the betel nut from a round shape to small pieces. 2) The betel leaves that are folded, there is a change in the shape of the leaves into a square fold. 3) There is a transition from a solid to a liquid texture in the ground mamaq substance. 4) The combination of mamaq components, where the chemicals in the finely ground substances generate a red colour. Thus, it may be said that the physical and chemical changes in the Sasak tribe’s mamaq tradition contain a scientific concept