dudi suhardini, asep
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai Religiositas pada Film animasi Si Bulan Koki Super sebagai Materi Pendidikan Islami Musdalifah; dudi suhardini, asep
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.14714

Abstract

Abstract. The value of religiosity must be instilled from as early as possible, this helps shape children's religious character. A number of recent viral incidents have shown the fact that children's morals are declining due to a lack of religious education, many children go to school but cannot understand the lessons well. In the increasingly advanced digital era, learning to use digital media can be utilized, such as by showing Islamic animated films. This can help children who can only learn from watching examples more easily understand the lessons from the films shown. The animated film Si Bulan Koki Super is an Islamic film which instills religious values ​​which are easy to understand because the values ​​are explained in a show that has nuances of everyday life. This can be used as educational material because the religious values ​​contained in this film contain the basic points needed in Islamic educational material. This research aims to determine the religious value contained in the animated film Si Bulan Koki Super and also that this value can be used as Islamic education material. This research uses a qualitative descriptive approach, collecting data by observation and documentation. Data analysis uses pierce theory semiotic analysis, namely using the meaning triangle theory; Research shows that in the animated film The Super Chef Moon, there is a religious value that can be used as Islamic education material. Abstrak. Penanaman nilai religiositas harus dari sedini mungkin, hal ini membantu pembentukan karakter religious anak. Sejumlah kejadian viral belakangan ini dengan fakta merosotnya moral anak karena kurangnya Pendidikan agama, banyak anak yang bersekolah namun tidak dapat mencerta pelajaran dengan baik. Di era digital yang semakin maju, dapat dimanfaatkan dengan pembelajaran menggunakan media digital seperti dengan menayangkan film animasi islami. Hal ini dapat membantu anak yang hanya bisa belajar dari melihat contoh lebih mudah memahami pelajaran dari film yang ditayangkan. Film animasi Si Bulan Koki Super adalah film islami yang didalamnya menanamkan nilai religiositas yang mudah dipahami karena nilai dijelaskan dalam tayangan yang bernuansa kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dijadikan sebagai materi Pendidikan karena nilai religiositas yang terkandung dalam film ini mengandung pokok dasar yang diperlukann dalam materi Pendidikan islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai religiositas yang terkandung dalam film animasi Si Bulan Koki Super dan juga nilai tersebut dapat dijadika materi Pendidikan islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif, pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis semiotic teori pierce yaitu menggunakan teori segitiga makna.hasi; penelittian menunjukan bahwa dalam film animasi si bulan koki super terdapat nilai religiositas yang dapat dijadikan materi Pendidikan islami
Kolaborasi PAUD dengan Orang Tua dalam Memenuhi Standar Pendidikan Anak Usia Dini Amalia, Arfani; Dudi Suhardini, Asep; Masnipal
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v5i2.8358

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan menelaah bentuk kolaborasi antara lembaga PAUD dan orang tua dalam mendukung penerapan Standar Nasional PAUD sesuai Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014, dengan fokus pada empat standar utama: STPPA, proses, penilaian, dan pengelolaan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner daring kepada 22 orang tua di TK Unisba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua melalui dukungan fasilitas belajar di rumah, partisipasi dalam kegiatan pembelajaran, komunikasi dengan guru, dan kehadiran di sekolah berkontribusi besar terhadap pemenuhan standar nasional. Kolaborasi ini diperkuat oleh komunikasi dua arah, transparansi sekolah, dan meningkatnya kesadaran orang tua mengenai peran mereka. Namun, masih terdapat hambatan seperti keterbatasan waktu, perbedaan komunikasi, dan kurangnya pemahaman tentang bentuk keterlibatan orang tua. Temuan ini menegaskan bahwa kerja sama yang kuat antara PAUD dan orang tua sangat penting untuk mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Abstract. This study aims to examine the collaboration between early childhood education institutions (ECE) and parents in supporting the implementation of the National Standards for Early Childhood Education as outlined in Ministry of Education and Culture Regulation No. 137 of 2014, focusing on four key standards: STPPA, process, assessment, and management. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observations, interviews, document analysis, and an online questionnaire completed by 22 parents at TK Unisba. The findings show that parental involvement through providing learning support at home, participating in learning activities, communicating with teachers, and attending school events greatly contributes to meeting national standards. This collaboration is strengthened by two-way communication, school transparency, and increasing parental awareness of their roles. However, challenges remain, such as limited parental time, differences in communication styles, and a lack of understanding of the forms of parental involvement expected. Overall, the study highlights that strong collaboration between PAUD institutions and parents is essential for delivering quality early childhood education.