Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perkiraan Jumlah Konsumsi Listrik Di Provinsi Riau Tahun 2023-2026 Dengan Kombinasi Metode Regresi Linier Berganda Dan Single Moving Average: Forecasting Of Electricity Consumption In Riau Province 2023-2026 With A Combination Of Double Linear Regression And Single Moving Average Methods Putri Miefthawati, Nanda; Ramlah , Siti
Indonesian Journal of Informatic Research and Software Engineering (IJIRSE) Vol. 3 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Informatic Research and Software Engineering
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/ijirse.v3i1.659

Abstract

Salah satu jenis energi yang saat ini paling dibutuhkan di semua sektor mulai dari rumah tangga, industri, komersil maupun pemerintahan adalah energi listrik. Medio 10 tahun terakhir terjadi fluktuasi konsumsi enrgi listrik sehingga menimbulkan fenomena defisit dan surplus kebutuhan listrik di Provinsi Riau. Untuk itu diperlukan sebuah peramalan yang akurat untuk dapat memperkirakan dan menyesuaikan antara pasokan dan kebutuhan listrik di masa depan. Dengan mengkombinasikan metode regresi linier berganda dan moving average methods menggunakan data historis konsumsi, pelanggan, PDRB, daya tersambung, tarif dan pendapatan dari penjualan listrik pada 10 tahun terakir dari tahun 2011 hingga 2021, dilakukan peramalan untuk 4 tahun kedepan yakni 2023 hingga 2026. Selain itu, untuk mengetahui bahwa data terdistribusi normal, digunakan pengujian liliefors dan pengujian MAPE untuk mengukur keakuratan peramalan yang dihasilkan serta nilai kesalahan yang muncul. Setelah kedua uji tersebut, diperoleh hasil bahwa nilai kesalahan dari peramalan ini adalah 2,54% sehingga dapat dikategorikan peramalan yang sangat baik. Selain itu, dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa semua variabel memiliki pengaruh terhadap konsumsi listrik di Riau dan konsumsi listrik tersebut mengalami kenaikan sejak tahun 2023 hingga tahun 2026 dengan konsumsi tertinggi trjadi pada tahun 2026 dengan konsumsi listrik sebesar 7.281,252 GWh.