Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengaruh pengelolaan keuangan pribadi terhadap stres finansial pada Generasi Z di Indonesia. Menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian ini berupaya memahami pengalaman subjektif, persepsi, dan konstruksi makna individu Generasi Z terkait praktik pengelolaan keuangan mereka dan tekanan finansial yang dihadapi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap 24 partisipan Generasi Z yang berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan dan wilayah di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan metode analisis tematik reflektif menurut Braun dan Clarke (2006). Hasil penelitian mengungkapkan lima tema utama, yaitu dominasi budaya digital dan konsumsi online, fragmentasi pengetahuan dan praktik keuangan, stres finansial sebagai pengalaman holistik, mekanisme koping yang kontraproduktif, serta disonansi antara idealitas dan realitas finansial. Temuan menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan yang tidak efektif yang dipengaruhi kuat oleh gaya hidup digital, tekanan sosial media, dan literasi keuangan yang terbatas secara signifikan berkontribusi terhadap timbulnya dan eskalasi stres finansial. Penelitian ini menawarkan model konseptual Ekosistem Stres Finansial Generasi Z yang mengintegrasikan dimensi psikologis, sosial, dan teknologis, serta memberikan rekomendasi untuk intervensi yang lebih kontekstual dan komprehensif.