Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Syariah Governance dan Kepercayaan Terhadap Loyalitas Nasabah dengan Pengujian Model SEM : Studi Empiris Pada Perbankkan Syariah di Yogyakarta Amalina Nur Arifah; Juwita Andriani; Khairina Eka Setyaputri
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.v3i3.141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh implementasi syariah governance dan kepuasan terhadap loyalitas nasabah. Objek dalam penelitian ini adalah perbankan syariah di Yogyakarta. Pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling pada nasabah perbankan syariah di Yogyakarta. Sebanyak 215 responden digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Alat analisis yang digunakan adalah analisis dengan program AMOS 22.0 Model Persamaan Struktural. Pengujian kualitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji konfirmatori faktor analisis dan second order model sedangkan pengujian hipotesis menggunakan metode analisis model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel syariah governance berpengaruh positif signifikan terhadap kepercayaan dan kepercayaan berpengaruh positif signifikan terhadap loyalitas nasabah, akan tetapi variabel syariah governance berpengaruh tidak signifikan terhadap loyalitas nasabah.
PENGARUH PENGELOLAAN KEUANGAN PRIBADI TERHADAP STRES KEUANGAN PADA GENERASI Z Amalina Nur Arifah; Indani, Farinza Tiara; Jannah, Putri Isriyatil
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/dve3z573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengaruh pengelolaan keuangan pribadi terhadap stres finansial pada Generasi Z di Indonesia. Menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian ini berupaya memahami pengalaman subjektif, persepsi, dan konstruksi makna individu Generasi Z terkait praktik pengelolaan keuangan mereka dan tekanan finansial yang dihadapi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap 24 partisipan Generasi Z yang berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan dan wilayah di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan metode analisis tematik reflektif menurut Braun dan Clarke (2006). Hasil penelitian mengungkapkan lima tema utama, yaitu dominasi budaya digital dan konsumsi online, fragmentasi pengetahuan dan praktik keuangan, stres finansial sebagai pengalaman holistik, mekanisme koping yang kontraproduktif, serta disonansi antara idealitas dan realitas finansial. Temuan menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan yang tidak efektif yang dipengaruhi kuat oleh gaya hidup digital, tekanan sosial media, dan literasi keuangan yang terbatas secara signifikan berkontribusi terhadap timbulnya dan eskalasi stres finansial. Penelitian ini menawarkan model konseptual Ekosistem Stres Finansial Generasi Z yang mengintegrasikan dimensi psikologis, sosial, dan teknologis, serta memberikan rekomendasi untuk intervensi yang lebih kontekstual dan komprehensif.
Teacher AI Literacy in Digital Teaching Material Development: An Observational Study in Yogyakarta Muhammad Fauzan Gustafi; Amalina Nur Arifah; Muhammad Haedar Zhafran Hidayatulloh
Journal of Creative Power and Ambition (JCPA) Vol. 4 No. 01 (2026): Journal of Creative Power and Ambition (JCPA)
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/jcpa.v4i01.1147

Abstract

The integration of Artificial Intelligence (AI) in education is increasingly urgent in the era of digital transformation, yet AI literacy levels among Indonesian educators remain insufficiently mapped. This study aims to analyse AI literacy levels among primary and secondary school teachers in the context of digital teaching material development in Yogyakarta. Using a descriptive-qualitative design with an observational approach, the study involved 161 educators across educational levels observed during four AI, AR, and VR workshop sessions in Yogyakarta. Data were collected through structured observation and field notes, and analysed using reflexive thematic analysis. Results revealed significant differences in generative AI exposure: all teachers with less than five years of teaching experience (49 teachers, 100%) had been exposed to generative AI, while 72.32% of senior teachers (81 out of 112) had comparable exposure. Thematic analysis identified three main themes: (1) varying patterns of AI exposure and technology readiness, (2) barriers to AI adoption encompassing infrastructure, mindset, and competency factors, and (3) preferences for practice-based training. These findings are interpreted through the Technology Acceptance Model (TAM) and Diffusion of Innovation frameworks, contributing to theoretical understanding of intergenerational gaps in educational technology adoption in Indonesia.