Perusahaan sektor hotel dan restoran yang merupakan salah satu sektor jasa yang potensial dan strategis bagi pembangunan ekonomi nasional dan daerah. Sektor jasa ini memiliki potensi besar dalam kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan dampaknya pada keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh perputaran kas, perputaran piutang dan perputaran modal kerja terhadap tingkat likuiditas pada perusahaan hotel dan restoran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan sampel perusahaan hotel dan restoran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2019-2022. Variabel independen yang digunakan pada penelitian ini adalah perputaran kas, perputaran piutang dan perputaran modal kerja, sedangkan variabel dependen pada penelitian ini adalah tingkat likuiditas. Sampel pada penelitian ini sebanyak 22 perusahaan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan bantuan SPSS 25. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan sampel 22 perusahaan maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Variabel perputaran kas (cash turnoiveir) tidak beirpeingaruh teirhadap tingkat likuiditasi. (2) Variabel peirputaran moidal keirja (accoiunt reiceiivablei turnoiveir) beirpeingaruh positif signifikan teirhadap tingkat likuiditas. (3) Variabel peirputaran moidal keirja (woirking capital turnoiveir) beirpeingaruh neigatif teirhadap tingkat likuiditas.