Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis pada Masyarakat Bantaran Sungai Martapura (RT. 01 Desa Keliling Benteng Ulu) Husin, Gt Muhammad Irhamna; Silapurna, Endah Labati; Fujiati, Fujiati; Hayatie, Lisda
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 4 No. 1 Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v4i1.3712

Abstract

Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarkat oleh civitas akademika PSKPS FK ULM adalah masyarakat di RT 01, Desa Keliling Benteng Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar yang tinggal di bantaran sungai Martapura. Kegiatan pengabdian ini mempunyai tema Pemeriksaan Kesehatan Dan Pengobatan Gratis Pada Masyarakat Bantaran Sungai Martapura (RT. 01 Desa Keliling Benteng Ulu). Pemilihan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai martapura menjadi salah satu motivasi untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Beberapa penyakit yang teridentifikasi di lingkungan masyarakat RT. 01 diantaranya adalah 1) sebagian ibu-ibu dan bapa-bapa mengalami kebas di tangan baik sebagian atau kedua belah tangan, 2) terdapat sebagian warga mengalami mata perih, 3) Mayoritas masyarakat RT. 01 memiliki riwayat kolesterol yang tinggi, 4) Mayoritas masyaraka RT. 01 memiliki riwayat tensi darah yang tinggi dan 5) sebagian warga terlebih khusus para anak-anak dan remaja mengalami penyakit kulit. Fenomena yang ditemui di RT. 01 kemungkinan disebabkan karena habit gaya makan yang tidak terpola seperti suka makan gorengan dan berlemak. Di samping itu higiene dan sanitasi masyarakat dan lingkungan yang masih kurang bersih serta adanya agen penyakit di sekitarnya. Masyarakat yang sakit berupaya untuk melakukan sendiri dengan obat-obatan yang tersedia di warung terdekat dai ke Puskesmas. Upaya yang dilakukan ialah 1) pemberian edukasi kepada masyarakat mengenai makanan yang baik untuk dikonsumsi dan hidup bersih, 2) pemeriksaan sekaligus pengobatan gratis. Kegiatan ini dimulai dengan persiapan koordinasi dengan aparat desa dan jajarannya dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengobatan gratis, meliputi edukasi pola makan sehat dan hidup bersih, pengukuran berat badan, pengkuran tinggi badan, pemeriksaan tensi darah, pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan asam urat dan pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh dokter serta di akhir dengan pemberian obat.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Layanan Upaya Berhenti Merokok di Puskesmas: Literature Review Sari, Dessie Natalia Mayang; Silapurna, Endah Labati; Suhartono, Eko; Sanyoto, Didik Dwi; Rahman, Fauzie
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.23804

Abstract

ABSTRACT Smoking contributes to the risk of developing non-communicable diseases (NCDs) such as hypertension, chronic obstructive pulmonary disease (COPD), coronary heart disease (CHD), and stroke. In 2023, Indonesia had approximately 70 million active smokers, with 56.5% aged 15–19 years. Smoking cessation is difficult due to nicotine dependence. Although smoking cessation services (Upaya Berhenti Merokok/UBM) are provided free of charge at primary health centers (Puskesmas), their utilization remains low, indicating barriers at both individual and health system levels. This study aims to identify factors influencing the utilization of smoking cessation services at primary health centers. A literature review was conducted using electronic databases, particularly Google Scholar, covering publications from 2020 to 2025. The search employed the keyword “utilization of smoking cessation services at primary health centers.”The findings indicate that smoking cessation services at primary health centers face multiple challenges. Factors influencing utilization include individual motivation, knowledge of smoking risks, social support, the role of health workers, and satisfaction with health services. The utilization of smoking cessation services is strongly influenced by a combination of individual, social, and health system factors. Strengthening health worker involvement, enhancing public awareness, and improving service quality are essential to increase service utilization at primary health centers. Keywords: Smoking Cessation, Primary Health Centers, Health Workers, Motivation, Service Utilization.  ABSTRAK Merokok merupakan faktor risiko terjadinya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Penyakit Jantung Koroner (PJK), dan stroke. Pada tahun 2023, terdapat sekitar 70 juta perokok aktif di Indonesia, dengan 56,5% di antaranya berusia 15–19 tahun. Berhenti merokok bukan hal yang mudah karena adanya ketergantungan nikotin. Meskipun layanan Upaya Berhenti Merokok (UBM) telah disediakan secara gratis di puskesmas, tingkat pemanfaatannya masih tergolong rendah, yang menunjukkan adanya hambatan baik dari sisi individu maupun sistem pelayanan kesehatan. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan layanan Upaya Berhenti Merokok (UBM) di puskesmas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan mengakses artikel ilmiah melalui database Google Scholar dari tahun 2020 hingga 2025. Proses pencarian dilakukan menggunakan kata kunci “pemanfaatan layanan upaya berhenti merokok di puskesmas”. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan UBM di puskesmas masih menghadapi berbagai tantangan. Pemanfaatan layanan dipengaruhi oleh faktor individu (motivasi dan pengetahuan), faktor sosial, serta peran dan dukungan tenaga kesehatan. Keberhasilan pemanfaatan layanan UBM sangat dipengaruhi oleh faktor individu, sosial, dan dukungan tenaga kesehatan. Oleh karena itu, penguatan peran tenaga kesehatan, peningkatan edukasi masyarakat, serta perbaikan kualitas layanan perlu dilakukan untuk meningkatkan pemanfaatan layanan upaya berhenti merokok di puskesmas. Kata Kunci: Layanan Upaya Berhenti Merokok, Puskemas, Peran Tenaga Kesehatan, Motivasi Klien, Pemanfaatan Layanan.