Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Pemahaman Mahasiswa MIK STIKes Santa Elisabeth Medan Mengenai Penyajian Data dalam Bentuk Diagram, Tabular dan Grafikal Febina Sembiring; Noni Simbolon; Refina Br Tarigan; Anastasya Br Sinuraya
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v3i4.4092

Abstract

Presenting data in the form of diagrams is an effective visualization method for conveying complex information in a clear and easy to understand way. Diagrams, such as bar charts, pie charts, and line charts, make data analysis easier by presenting data between variables, data distribution, and developing trends. This research aims to see the understanding of MIK STIKes Santa Elisabeth Medan students regarding the presentation of diagrammatic, tabular and graphical data. This research uses a descriptive design with a quantitative approach. The sample in this study amounted to 30 people. In this research, researchers collected data using a questionnaire. This research was conducted in July 2024. Data was analyzed univariably. The research results showed that there were 12 (40%) students who had a very good understanding, 11 (36.67) had sufficient understanding, 7 (23.33) lacked understanding. In this case, practice is increased to better understand. After MIK STIKes Santa Elisabeth students understand the presentation of diagram, tabular and graphical data, MIK STIKes Santa Elisabeth students can practice the presentation of diagram, tabular and graphical data correctly and precisely. The presentation of diagram, tabular and graphical data can increase the knowledge of STIKes Santa Elisabeth students more widely about the presentation of diagram, tabular and graphical data. So that STIKes Santa Elisabeth students become competent and qualified students.
GAYA KEPEMIMPINAN UNIT RMIK Febina Sembiring; Leoni Hulu; Refina Tarigan
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.6185

Abstract

Kriteria eligibilitas dalam penelitian ini meliputi kriteria inklusi dan kriteria ekslusi. Kriteria inklusi yang ditetapkan pada penelitian ini antara lain: 1) literatur berbentuk jurnal ilmiah, 2) sumber Google Scholar, 3) Jurnal ilmiah memiliki akses terbuka, 4) jurnlah ilmiah menggunaka bahasa inggris, 5) tahun publikasi jurnal ilmiah antara tahun 2020-2024, 6) Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review (SLR), yaitu suatu strategi untuk mengumpulkan, mengevaluasi, mengintegrasikan, dan menyajikan data dari berbagai penelitian tentang suatu permasalahan tertentu. Systematic literature review merupakan rangkuman dari berbagai penelitian yang telah melalui proses pencarian, seleksi, penilaian, dan sintesis untuk menjawab satu pertanyaan spesifik.Kepemimpinan adalah salah satu indikator penentu keberhasilan dalam implementasi Tata Kelola di Rumah Sakit. Peranan seorang pemimpin sangat menentukan kelangsungan hidup suatu organisasi. Rumah Sakit adalah organisasi pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dengan standar yang tinggi dan menerapkan continuous quality improvement.Sistem kompensasi berbasis produktivitas adalah pendekatan yang menghubungkan antara kinerja karyawan dengan imbalan yang diterima. Dengan demikian, karyawan yang berprestasi tinggi akan menerima kompensasi yang lebih besar, sehingga memotivasi mereka untuk terus meningkatkan kinerja mereka. Sistem ini dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja karyawan, serta mencapai tujuan bisnis yang lebih baik. Penerapan sistem kompensasi berbasis produktivitas juga dapat membantu perusahaan untuk mengurangi biaya tenaga kerja yang tidak efektif. Dengan mengukur kinerja karyawan secara akurat, perusahaan dapat menentukan siapa yang berhak menerima kompensasi yang lebih besar dan siapa yang perlu meningkatkan kinerja mereka. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk mengalokasikan sumber daya yang lebih efektif dan meningkatkan efisiensi operasional. Namun, penerapan sistem kompensasi berbasis produktivitas juga memerlukan perhatian yang seksama. Perusahaan perlu memastikan bahwa sistem pengukuran kinerja yang digunakan akurat dan adil, serta bahwa target yang ditetapkan realistis dan dapat dicapai. Selain itu, perusahaan juga perlu mengkomunikasikan sistem kompensasi dengan jelas kepada karyawan, sehingga mereka memahami bagaimana kinerja mereka akan dinilai dan bagaimana kompensasi mereka akan ditentukan. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan, serta mencapai tujuan bisnis yang lebih baik.