Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN KONSEP HARTA DALAM ISLAM PADA KEGIATAN EKONOMI MAHASISWA S1 EKONOMI ISLAM: Studi Kasus di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Subeno, Hadi; Taufiq, Muhammad
Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Syariah Vol. 3 No. 1 (2024): JIEMAS: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Syariah
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jiemas.v3i1.29

Abstract

A person or group of people is generally free to enjoy, spend and/or use their property/wealth without anyone to prevent it as long as the funds obtained are halal. However, private property cannot be absolute, because according to the principles of Islamic law, "the property of a Muslim belongs to others". Spending money on things sometimes puts wants above needs. The resources used are things that can be consumed rather than productive values that lead to charity and habit. Islamic consumerism is a human activity that is beneficial for the benefit of the Ummah, related to the purchase and use of goods and services, which embodies the tenets of Islamic teachings. In Islamic economics, the purpose of consumption is to meet physical and spiritual needs so as to maximize the role of humans as servants of Allah SWT to achieve prosperity or happiness in the world and in the Hereafter (falah). Based on previous researchers' information, the management of student property (consumption) is not in accordance with Islamic consumption law. in relation to purchases. Online store goods, students often do not pay attention to consumption rules according to Islamic teachings.  To reason the study, a type of library research is used with a normative approach method and content analysis whose focal point is the study of manuscripts and texts related to research problems
MENGUJI TRUST SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI DALAM HUBUNGAN PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MINAT MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT Subeno, Hadi; Asyari, Asyari
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Ag
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/esha.v10i1.1100

Abstract

BAZNAS merupakan Lembaga Amil Zakat yang fungsinya fokus pada penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infaq, sedekah dan wakaf tak jauh berbeda dengan Lembaga filantropi pada umumnya. Tujuan Penelitian ini adalah Menganalisis Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance (Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independen dan Kesetaraan) Terhadap Minat Membayar Zakat dengan Trust sebagai Variabel Pemediasi. Metode penelitian ini adalah kauntitatif Variabel dalam kajian ini meliputi variabel independen yaitu Transparansi (X1), Akuntabilitas (X2), Responsibilitas (X3), Independen (X4) dan Kesetaraan (X5), Minat Masyarakat Membayar Zakat (Y), sedangkan variabel Mediasi yaitu Trust (Z). Riset ini dilakukan pada Masyarakat yang tinggal Di Kota Bukittinggi Provinsi Sumatera Barat Minat Membayar Zakat Dan dilakukan pada bulan Januari 2024 sampai dengan selesai. Data primer dalam penelitian ini yaitu data kuesioner yang di sebarkan kepada para Masyarakat di Kota Bukittinggi Provinsi Sumatera Barat. Dalam penelitian ini, program Warp Partial Least Square digunakan untuk data. PLS adalah pendekatan pemodelan kausal yang tujuannya adalah untuk memaksimalkan variabilitas variabel. Hasil Penelitian ini adalah Kesimpulan Transparansi berpengaruh Signifikan dan Positif terhadap Minat Membayar Zakat, Akuntabilitas tidak berpengaruh Signifikan dan Negatif, Responsibilitas berpengaruh signifikan dan Positif terhadap Minat Membayar Zakat, Independen berpengaruh signifikan dan Positif terhadap Minat Masyarakat Membayar Zakat, Kesetaraan Berpengaruh Positif dan Signifikan terhadap Minat Membayar Zakat. Trust Memediasi Pengaruh Transparansi terhadap Minat Membayar Zakat, Trust tidak Memediasi Pengaruh Akuntabilitas terhadap Minat Membayar Zakat, Trust Memediasi Pengaruh Responsibilitas terhadap Minat Membayar Zakat, Trust tidak Memediasi Pengaruh Independen terhadap Minat Membayar Zakat dan Trust tidak Memediasi Pengaruh Kesetaraan terhadap Minat Masyarakat Membayar Zakat.