Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Bharasumba Jurnal Multidispliner

KESEHATAN DIRI DAN LINGKUNGAN : PENTINGNYA GIZI BAGI PERKEMBANGAN ANAK Juairia, Juairia; Malinda, Wini; Hayati, Zalmi; Ramadhanty, Nora; Putri, Yecha Febrieanitha
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Multidisipliner Bharasumba
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v1i03.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pentingnya gizi bagi perkembangan anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa jurnal dan buku terlebih dahulu. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis isi. Hasil penelitian yang ingin dicapai berupa kesehatan diri dan lingkungan : pentingnya gizi bagi perkembangan anak usia dini yang dapat dijadikan pedoman bagi seluruh individu dan lembaga yang membutuhkannya. Anak usia dini berada pada masa yang disebut dengan masa keemasan atau golden age. Hal ini dikarenakan pada usia tersebut pertumbuhan dan perkembangan manusia sedang terjadi dengan pesatnya. Gizi atau nutrisi merupakan komponen yang harus ada dan keberadaannya sangat diperlukan oleh tubuh terutama dalam proses tumbuh kembang fisik, sistem saraf dan otak, serta tingkat intelektualitas dan kecerdasan manusia. Pemenuhan kebutuhan gizi (nutrien) merupakan faktor utama untuk mencapai hasil tumbuh kembang agar sesuai dengan potensial genetik. Pertumbuhan adalah setiap perubahan tubuh yang dihubungkan dengan bertambahnya ukuran-ukuran tubuh secara fisik dan struktural. Sedangkan perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh anak yang lebih komplek.Banyak faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang manusia adalah nutrisi/gizi. Kebutuhan akan gizi pada anak usia dini sangatlah penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya, terutama perkembangan otaknya. perkembangan otak sangat tergantung pada asupan gizi yang dikonsumsi. Setiap makanan yang dikonsumsi memiliki manfaatnya masing-masing bagi tubuh anak, ini dikarenakan kandungan nutrisi pada makanan berbeda-beda. Anak-anak sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makan yang beragam dengan jumlah yang sesuai dengan kutuhan tubuhnya. Ini dikarenakan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak-anak dan dewasa berbeda demikian juga dengan asupan nurisi yang dibutuhkan anak laki-laki juga berbeda dengan anak perempuan. Artikel ini membahan tentang peran kandungan nutrisi pada makanan serta kegunaanya bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
KONSEP DASAR PENDIRIAN PENGELOLAAN LEMBAGA KELOMPOK BERMAIN Aisyah, Siti; Malinda, Wini; Selvia, Eriska; Wulandari, Retno
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Multidisipliner Bharasumba
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v1i03.204

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang konsep dasar pendirian lembaga kelompok bermain.Hal ini dilatarbelakangi oleh tahapan pendirian lebaga kelompok bermain yang masih terjadi dikarenakan adanya beberapa kendala sehingga dala pendirian lebaga kelompok bermain tidak tercapai secara maksimal. Oleh sebeb itu dalam konsep dasar penirian pengelolaan kelompok bermain terapat pendiri, syarat pendirian, tata cara pendirian, masa berlaku izin, dan rujukan pendirian. Dalam mendirikan sebuah lebaga paud harus dipersiapkan secara serius sehingga lembaga tersebut berdiri dengan semaksimal mungkin. Kelompok bermain merupakan salah satu bentuk pendidikan anak usia di pada jalur pendidikan nonformal yang memberikan layanan pendidikan bagi anak usia 2-6 tahun, untuk membantu petumbuhan dan perkembangan anak agar kelak nanti siap memasuki pendiikan yang lebih lanjut. Adapun pengelolaan merupakan pengaturan atau managemen, dan pengajaran adalah sebuah proses belajar-mengajar. Jadi, pengelolaan dapat diartikan suatu usaha mengatur proses belajar mengajar agar ssuai dengan konsep dan prinsip-prinsip pengajaran agar tercapainya tujuan pengajaran secara efektif danefisien.
KESEHATAN DIRI DAN LINGKUNGAN : PENTINGNYA GIZI BAGI PERKEMBANGAN ANAK Juairia, Juairia; Malinda, Wini; Hayati, Zalmi; Ramadhanty, Nora; Putri, Yecha Febrieanitha
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Multidisipliner Bharasumba
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v1i03.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pentingnya gizi bagi perkembangan anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa jurnal dan buku terlebih dahulu. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis isi. Hasil penelitian yang ingin dicapai berupa kesehatan diri dan lingkungan : pentingnya gizi bagi perkembangan anak usia dini yang dapat dijadikan pedoman bagi seluruh individu dan lembaga yang membutuhkannya. Anak usia dini berada pada masa yang disebut dengan masa keemasan atau golden age. Hal ini dikarenakan pada usia tersebut pertumbuhan dan perkembangan manusia sedang terjadi dengan pesatnya. Gizi atau nutrisi merupakan komponen yang harus ada dan keberadaannya sangat diperlukan oleh tubuh terutama dalam proses tumbuh kembang fisik, sistem saraf dan otak, serta tingkat intelektualitas dan kecerdasan manusia. Pemenuhan kebutuhan gizi (nutrien) merupakan faktor utama untuk mencapai hasil tumbuh kembang agar sesuai dengan potensial genetik. Pertumbuhan adalah setiap perubahan tubuh yang dihubungkan dengan bertambahnya ukuran-ukuran tubuh secara fisik dan struktural. Sedangkan perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh anak yang lebih komplek.Banyak faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang manusia adalah nutrisi/gizi. Kebutuhan akan gizi pada anak usia dini sangatlah penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya, terutama perkembangan otaknya. perkembangan otak sangat tergantung pada asupan gizi yang dikonsumsi. Setiap makanan yang dikonsumsi memiliki manfaatnya masing-masing bagi tubuh anak, ini dikarenakan kandungan nutrisi pada makanan berbeda-beda. Anak-anak sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makan yang beragam dengan jumlah yang sesuai dengan kutuhan tubuhnya. Ini dikarenakan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak-anak dan dewasa berbeda demikian juga dengan asupan nurisi yang dibutuhkan anak laki-laki juga berbeda dengan anak perempuan. Artikel ini membahan tentang peran kandungan nutrisi pada makanan serta kegunaanya bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
KONSEP DASAR PENDIRIAN PENGELOLAAN LEMBAGA KELOMPOK BERMAIN Aisyah, Siti; Malinda, Wini; Selvia, Eriska; Wulandari, Retno
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Multidisipliner Bharasumba
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v1i03.204

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang konsep dasar pendirian lembaga kelompok bermain.Hal ini dilatarbelakangi oleh tahapan pendirian lebaga kelompok bermain yang masih terjadi dikarenakan adanya beberapa kendala sehingga dala pendirian lebaga kelompok bermain tidak tercapai secara maksimal. Oleh sebeb itu dalam konsep dasar penirian pengelolaan kelompok bermain terapat pendiri, syarat pendirian, tata cara pendirian, masa berlaku izin, dan rujukan pendirian. Dalam mendirikan sebuah lebaga paud harus dipersiapkan secara serius sehingga lembaga tersebut berdiri dengan semaksimal mungkin. Kelompok bermain merupakan salah satu bentuk pendidikan anak usia di pada jalur pendidikan nonformal yang memberikan layanan pendidikan bagi anak usia 2-6 tahun, untuk membantu petumbuhan dan perkembangan anak agar kelak nanti siap memasuki pendiikan yang lebih lanjut. Adapun pengelolaan merupakan pengaturan atau managemen, dan pengajaran adalah sebuah proses belajar-mengajar. Jadi, pengelolaan dapat diartikan suatu usaha mengatur proses belajar mengajar agar ssuai dengan konsep dan prinsip-prinsip pengajaran agar tercapainya tujuan pengajaran secara efektif danefisien.