Paradigma pengukuran tingkat kemakmuran suatu negara dari pendapatan per kapita Gross National Product, sekarang telah digeser oleh paradigma happiness index atau Gross National Happiness (GNH). Belakangan ini, Bandung menjadi kota pertama di Indonesia yang mengadopsi inovasi peningkatan happiness index masyarakat. Pemerintah kota Bandung berharap agar inovasi ini dapat dijadikan review untuk menjadikan kota Bandung nyaman ditinggali dan memperbaiki value kota Bandung. Penelitian ini akan menganalisis tweet dari Twitter secara berkala, ke dalam parameter happiness berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Bandung dengan menggunakan pendekatan ontologi. Terdapat enam tahap dalam penelitian ini yaitu, tahap pertama adalah crawlin (pengambilan) data Twitter berdasarkan wilayah kota Bandung dan melabelkan data data. Tahap kedua yaitu preprocessing data yang mencakup data cleaning, case folding, tokenizing, stopword removal, dan lemmatization. Tahap ketiga yaitu sentiment analysis untuk mengklasifikasikan tweet (opini) ke dalam opini positif dan negatif. Tahap keempat yaitu ontologyconstruction berdasarkan parameter happiness index BPS Bandung. Tahap kelima yaitu pengelompokkan tweet berdasarkan ontologi yang telah dibangun. Tahap keenam yaitu perhitungan happiness index per parameter yang telah ditentukan sebelumnya. Penelitian ini menghasilkan nilai happiness index masyarakat kota Bandung sebesar 55.50% dari data aktual dan 52.22% dari data prediksi oleh sistem. Nilai tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu alat bantu dalam pengambilan kebijakan Pemerintahan Kota Bandung.