Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Regulasi Emosi Pada Guru Pendamping Khusus (GPK): Studi Pada Tiga Latar Sekolah Berbeda Fitri, Nisatul; Adri, Zakwan
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 8 No 1 (2025): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v8i1.3374

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat dinamika regulasi emosi pada guru pendamping khusus (GPK) di tiga sistem sekolah berbeda. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 orang, yaitu: subjek pertama adalah mantan GPK di sekolah dasar inklusi, subjek kedua adalah GPK pada sistem homeschooling, dan subjek ketiga adalah GPK di sekolah reguler. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh subjek menggunakan lima strategi regulasi emosi berdasarkan model proses Gross (2015), yaitu situation selection, situation modification, attentional deployment, cognitive change, dan response modulation. Emosi negatif dipicu oleh tantangan seperti perilaku anak, tekanan eksternal, peran yang tidak jelas, dan beban kerja tambahan, sementara emosi positif muncul dari keberhasilan strategi, dukungan lingkungan, dan perkembangan anak. Faktor internal (motivasi, kesiapan mental, kesabaran, refleksi diri) dan eksternal (dukungan sosial, sistem pendidikan, pengalaman kerja) turut memengaruhi proses regulasi emosi. Dinamika regulasi emosi juga dipengaruhi oleh konteks sekolah: GPK di sekolah inklusi menunjukkan kestabilan emosi karena dukungan struktural; GPK homeschooling menonjolkan fleksibilitas dan tekanan interpersonal yang minim; sedangkan GPK di sekolah reguler menghadapi tantangan adaptif lebih besar. Kesimpulannya, regulasi emosi yang sehat membantu GPK menjaga profesionalisme, keseimbangan psikologis, serta meningkatkan kualitas hubungan dan proses pembelajaran dengan ABK.
PENGEMBANGAN ALAT UKUR KECERDASAN EMOSIONAL Fitri, Nisatul
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 24 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10433909

Abstract

In the context of education, emotional intelligence has a significant role in achieving more meaningful educational outcomes. Intellectual intelligence (IQ) contributes only 20% to individual success, while emotional intelligence (EQ) contributes as much as 80% to individual success. This study aims to develop and validate the emotional intelligence scale based on Daniel Goleman's theory by developing a measuring instrument based on previous research using questionnaires distributed online and focus group discussions, expert judgment, validity testing, construct validity, and reliability. A total of 40 students participated in the study using random sampling technique. The results of the study: Item-Total Correlation value of 0.312 – 0.803 (above the limit of 0.3). The results of the EFA analysis yielded a Bartlett KMO value of 0.758 (> 0.05), df 325, and p = 0.001 (significant). The total variance explained on the scale is 73.457%. The reliability of the measuring instrument in this study is 0.942 which is based on the Cronbach Alpha coefficient with a maximum value of 1, which means that the reliability of the measuring instrument is very high.