Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Program Kesehatan Dan Kebugaran Di MTsN1 Kepulauan Sula: Studi Kasus Kelas IX Yoisangaji, Arifin
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan JUANGA, Vol.10 No. 01 (2024): Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program kesehatan dan kebugaran di MTsN 1 Kepulauan Sula dengan fokus pada siswa kelas IX. Program ini dirancang untuk meningkatkan kebugaran fisik, kesehatan mental, dan perilaku siswa melalui pendekatan yang kontekstual dan holistik. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa implementasi program berhasil meningkatkan tingkat kebugaran siswa, mengurangi absensi akibat masalah kesehatan, serta memperbaiki pemahaman tentang gizi dan kesejahteraan mental. Aktivitas fisik yang disesuaikan dengan lingkungan lokal, penyediaan makanan sehat, serta integrasi kegiatan konseling dan mindfulness terbukti efektif. Namun, tantangan seperti keterbatasan fasilitas olahraga dan minimnya tenaga kesehatan perlu diatasi untuk memaksimalkan manfaat program. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan program kesehatan dan kebugaran di sekolah-sekolah di daerah terpencil, dan berkontribusi pada upaya peningkatan kesehatan dan pendidikan di tingkat lokal.
Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Kesehatan Mental Siswa Kelas Ix Mtsn 1 Kepulauan Sula Yoisangaji, Arifin
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan JUANGA, Vol.10 No. 01 (2024): Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aktivitas fisik terhadap kesehatan mental siswa kelas IX di MTsN 1 Kepulauan Sula. Dengan menggunakan metode survei, wawancara, dan pengukuran aktivitas fisik serta kesehatan mental, studi ini menemukan bahwa keterlibatan dalam aktivitas fisik secara teratur berdampak positif terhadap kesehatan mental siswa. Hasil menunjukkan bahwa siswa yang berpartisipasi dalam aktivitas fisik tiga hingga lima kali seminggu memiliki tingkat gejala depresi, kecemasan, dan stres yang lebih rendah dibandingkan dengan siswa yang kurang aktif secara fisik. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor penghambat seperti keterbatasan fasilitas olahraga dan motivasi pribadi, serta faktor pendukung seperti dukungan dari guru dan keluarga. Temuan ini menunjukkan pentingnya integrasi aktivitas fisik dalam rutinitas harian siswa dan dukungan dari lingkungan sekolah dan komunitas untuk meningkatkan kesehatan mental siswa. Penelitian ini menyarankan peningkatan akses ke fasilitas olahraga dan program ekstrakurikuler sebagai langkah strategis untuk mempromosikan kesejahteraan mental melalui aktivitas fisik.
Pengaruh Pembelajaran Pendidikan Jasmani Berbasis Syariah Terhadap Kesehatan Fisik Dan Spiritual Siswa MTsN 1 Kepulauan Sula Yoisangaji, Arifin
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi Al-Mizan. Vol 10. No 01. ( 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pembelajaran pendidikan jasmani berbasis syariah terhadap kesehatan fisik dan spiritual siswa MTsN 1 Kepulauan Sula. Menggunakan pendekatan mixed-method, penelitian ini melibatkan 200 siswa yang mengikuti program pendidikan jasmani berbasis syariah selama satu semester. Data kuantitatif dikumpulkan melalui Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI), pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), Kuesioner Aktivitas Fisik (PAQ-A), Skala Kesejahteraan Spiritual (SWBS), Kuesioner Religiusitas, dan Skala Kecerdasan Spiritual (SQ). Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dan focus group discussion. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kebugaran jasmani (p < .001), tingkat aktivitas fisik (p < .001), kesejahteraan spiritual (p < .001), religiusitas (p < .001), dan kecerdasan spiritual (p < .001). Analisis kualitatif mengungkapkan tema-tema seperti peningkatan motivasi intrinsik dalam aktivitas fisik dan penguatan hubungan antara kesehatan fisik dan nilai-nilai spiritual. Korelasi positif yang moderat (r = 0.42, p < .001) ditemukan antara peningkatan kebugaran jasmani dan kesejahteraan spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan jasmani berbasis syariah berpotensi meningkatkan kesehatan fisik dan spiritual siswa secara simultan, meskipun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkaji efektivitas jangka panjang dan aplikasi yang lebih luas.
Integrasi Pendidikan Hukum Islam Dalam Kurikulum Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan Di MTs: Studi Kasus Di MTsN 1 Kepulauan Sula Yoisangaji, Arifin
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi Al-Mizan. Vol 9. No 02. ( 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi pendidikan hukum Islam dalam kurikulum Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (PENJASKES) di MTsN 1 Kepulauan Sula, dengan fokus pada implementasi, tantangan, dan dampaknya terhadap siswa. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi prinsip-prinsip hukum Islam dalam PENJASKES mencakup aspek etika, kebersihan, dan tanggung jawab. Meskipun terdapat upaya signifikan untuk menyelaraskan nilai-nilai agama dengan kegiatan jasmani, tantangan seperti keterbatasan waktu dan materi padat dalam kurikulum masih ada. Siswa menunjukkan sikap positif terhadap penerapan nilai-nilai agama, namun beberapa siswa masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut. Penelitian ini menyarankan perlunya revisi kurikulum dan pelatihan bagi guru untuk meningkatkan efektivitas integrasi prinsip hukum Islam dalam pendidikan jasmani. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan rekomendasi bagi pengembangan kurikulum dan praktik pengajaran di sekolah-sekolah sejenis.