This Author published in this journals
All Journal Empowerment
Ningsih, Euis
STKIP Siliwangi Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGGUNAAN METODE BERMAIN PERAN DALAM MENUMBUHKAN KETERAMPILAN BERBAHASA ANAK USIA DINI Ningsih, Euis
Empowerment Vol 2, No 2 (2013): Volume 2, No 2, September 2013
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.349 KB) | DOI: 10.22460/empowerment.v2i2p126-136.605

Abstract

Permasalahan yang diangkat  dalam penelitian ini adalah peserta didik anak usia dini kurang memiliki keterampilan berbahasa dan guru kurang efektif dalam menggunakan metode pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berbahasa anak. Tuuan Penelitian ini adalah  untuk mengungkap data tentang perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran melalui metode bermain peran dalam menumbuhkan keterampilan berbahasa anak usia dini di PAUD As-Sidiq. Landasan teori dalam penelitian ini, yaitu : konsep Pendidikan Anak Usia Dini, konsep pembelajaran, konsep bermain, konsep perkembangan bahasa, konsep perkembangan berbahasa, dan peran tutor dalam menumbuhkan keterampilan berbahasa anak.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah bahwa perencanaan pembelajaran pada umumnya mengacu pada rencana kegiatan harian, pelaksanaan penggunaan metode bermain peran dilakukan melalui simulasi sebanyak 2 kali, dan hasil dari pembelajaran terungkap bahwa dengan menggunakan metode bermain peran, keterampilan berbahasa anak meningkat. Kesimpulan dari penelitian ini, pembelajaran yang dilakukan oleh kepala PAUD As-sidiq dan para tutornya yaitu melalui tahapan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan belajar melalui simulasi dengan bermain peran, serta hasil dari pembelajaran meningkatnya keterampilan berbahasa anak. Rekomendasi bermain peran bisa dipandang alternatife metode yang perlu dibudayakan dalam rangka mengembangkan keterampilan berbahasa anak didik