Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komparasi Terapi Shalat Bahagia Dan Terapi Dzikir Bahagia Dalam Membangun Keluarga Sakinah Abidin, Rofiq
Moderasi : Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/moderasi.v3i2.54

Abstract

Penulisan penelitian ini dilatarbelakangi oleh suatu fenomena faktual yang dikeluarkan oleh Indonesian Nation Adolescent Mental Healty Survei (I-NAMHS) tentang 1 dari 3 remaja berusia 10-17 tahun mengalami masalah kesehatan mental dan data yang dikeluarkan oleh databoks tentang kasus perceraian tahun 2022 yang penyebab utama ialah perselisihan dan pertengkaran yang jumlahnya sebanyak 63,41 % atau sejumlah 284.169 kasus. Dari data ini maka penulis memiliki tujuan untuk mengetahui metode terapi shalat bahagia dan metode terapi dzikir bahagia serta mengetahui bagaimana membangun keluarga sakinah melalui dua metode tersebut. Selanjutnya penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan grounded teory Dari data yang didapatkan penulis, mulai dari observasi, wawancara, dokumentasi dan instrumen penelitian maka penulis mengolah data tersebut dengan menggunakan pendekatan grounded teory, mengamati tindakan atau interaksi dari obyek yang diteliti untuk nantinya digenelaralisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). Metode terapi shalat bahagia merupakan metode ibadah yang diawali dari menghadap kiblat, berdiri, Takbiratul ihram, membaca Al Fatihah, Rukuk, I’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud, Tasyahud dan diakhiri salam yang dilakukan secara khusyu’. 2). Metode terapi dzikir bahagia merupakan aktivitas dzikrullah (mengingat Allah) secara jujur yang di mulai dari aktivasi hati, mengambil posisi, memejamkan mata, menyentuh dada, melafadzlkan tasbih, tahmid, istighfar dan takbir yang dilakukan dengan ikhlas. 3). Membangun keluarga sakinah yang bercirikan konsep litaskunu, penuh kelembutan hati, moral, ekonomi yang mentegakkan aturan keluarga dan etika kepada orang tua serta keluarga ipar.
Konsumsi Media Sosial Generasi Z Menentukan Perubahan Perilaku Sosial Keluarga Muslim Masa Kini Abidin, Rofiq
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 4 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i4.3114

Abstract

Era digitalisasi menjadi era identik dengan penggunaan teknologi digital disegala sektor kehidupan. Adapun media sosial merupakan konsumsi penerangan sehari-hari terutama oleh generasi yang sangat aware dengan digitalisasi, mengingat generasi Z yang lahir pada 1994-2010 yang saat itu merupakan era yang sangat marak perkembangan dunia digital yang di dalamnya adanya social media yang secara intens dikonsumsi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana Generasi Z menggunakan media sosial untuk mendorong perubahan sosial keluarga muslim masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan library resources yang merupakan metode yang menggunakan data pustaka untuk mengumpulkan informasi dan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Hasil dari penelitian ini bahwa generasi z mengkonsumsi media sosial dari platform Instagram sebanyak 51,9 %, facebook 51,64, Tik Tik 46,84. Dengan demikian perubahan perilaku sosial generasi z melalui Instagram ialah selalu mengikuti trend baru, melalui facebook ialah informasi dan entertainment membawa kepada pengetahuan yang cukup dan tontonan yang beragam. Sedangkan melalui platform Tik Tik, generasi Z akan mudah mengembangkan skill dan bakatnya. Sehingga diharapkan menjadi generasi kuat secara pengetahuan, skill dan beradab serta tidak ketinggalan zaman dalam naungan keluarga muslim yang menjunjung tinggi ajaran islam dan pengamalan dalam berbagai sisi kehidupan.