Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI HEDONIK PERBANDINGAN ANTARA BAKSO IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) DAN BAKSO IKAN CAKALANG (KATSUWONUS PELAMIS) jemri, jemri; Janah, Harizatul
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 4 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v4i1.1202

Abstract

Bakso merupakan salah satu jenis olahan daging ikan yang sangat digemari seluruh lapisan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap pengolahan bakso ikan dengan cara uji hedonik menurut indikator warna, aroma, tekstur dan rasa. Metode pengumpulan data dilakukan dengan Experimental dan kuesioner yang diberikan oleh panelis. Jenis ikan yang digunakan adalah ikan bandeng (Chanos chanos) dan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis). Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa panelis menyatakan sangat suka bobot nilai 4 pada bakso ikan bandeng dari segi warna, aroma dan rasa serta suka bobot nilai 3 pada tekstur. Sedangkan pada bakso ikan cakalang panelis menyatakan sangat suka dengan bobot nilai 4 pada aroma dan tekstur serta suka bobot nilai 3 pada warna dan rasa. Hal ini menunjukkan bahwa panelis lebih menyukai bakso ikan bandeng dibanding bakso ikan cakalang. Sedangkan hasil dari evaluasi terhadap pengolahan dari dua jenis bakso ikan yang berdasarkan SNI 01-7266.1-2006, meliputi indikator warna, aroma, tekstur dan rasa menunjukkan bahwa bakso ikan bandeng (Chanos chanos) cenderung lebih disukai oleh panelis dibandingkan dengan bakso ikan cakalang (Katsuwonus pelamis).
PERBANDINGAN TEKNIK PENGERINGAN RUMPUT LAUT Euchima Cottoni TERHADAP KUALITAS MUTU RUMPUT LAUT KERING DI DAERAH TANJUNG KELURAHAN NUNUKAN BARAT KABUPATEN NUNUKAN jemri, jemri; Janah, Harizatul
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 4 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v4i1.1293

Abstract

Kalimantan Utara merupakan salah satu Provinsi penghasil rumput laut di Indonesia dimana dari 5 Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Utara terdapat dua Kabupaten/Kota yang membudidayakan rumput laut yaitu Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan yang diolah menjadi rumput laut kering. Untuk menangani hasil rumput laut ini diperlukan sebuah metode pengeringan yang sesuai dan mudah digunakan oleh masyarakat dan perlu untuk diketahui apa saja metode pengeringan rumput laut dan dampak pengeringan tersebut terhadapat kualitas mutu yang ada di masyarakat terutama masyarkat Kelurahan Nunukan Barat. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan masyarakat setempat memiliki 4 jenis metode pengeringan yang digunakan, yakni metode pengeringan dengan alas, metode pengeringan gantung, metode pengeringan para- para dan metode pengeringan Dome Dryer. Dari ke-4 metode pengeringan tersebut metode pengeringan gantug merupakan metode pengeringan yang memiliki hasil pengeringan yang baik karena dalam proses pengeringannya tidak melakukan pemotongan terhadap pangkal/batang rumput laut walaupun demikinan metode ini kurang diminati oleh masyarakat setempat dan lebih memilih metode pengeringan para-para yang dinilai lebih efektif oleh masyarakat. Untuk metode pengeringan dengan alas memiliki permasalahan dalam segi higenitas dan proses pengeringan yang tidak merata sedangkan metode pengeringan Dome dryer dinilai tidak efektif oleh masyarakat karena dapat merusak rumput laut yang dikeringkan.