Syafa, Nanda Zahira
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENYUSUN STRATEGI EFEKTIF UNTUK PEMBELAJARAN AKTIF Sidqy, Mukhrij; Syafa, Nanda Zahira
FIKRAH Vol 8 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v8i1.20611

Abstract

Inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi kebutuhan penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan efektif seiring perkembangan zaman. Penelitian ini mengeksplorasi strategi efektif untuk pembelajaran aktif dalam Pendidikan Islam dengan mengintegrasikan pendekatan pembelajaran aktif, pemanfaatan teknologi, dan strategi kontekstual. Melalui studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi teori-teori dan temuan penelitian terkait, seperti teori pembelajaran aktif, teori kontekstual, dan teori penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan metode interaktif, seperti diskusi kelompok, simulasi, dan permainan peran (role-playing), untuk meningkatkan partisipasi peserta didik dalam memahami dan membantu mereka menanamkan nilai-nilai Islam. Selain itu, pemanfaatan teknologi, seperti platform daring, aplikasi mobile, dan konten multimedia, dapat meningkatkan aksesibilitas, daya tarik, dan fleksibilitas pembelajaran agama Islam. Strategi kontekstual yang mengaitkan ajaran agama dengan kehidupan sehari-hari juga menjadi aspek penting dalam menciptakan pembelajaran yang sesuai dan bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi pendekatan pembelajaran aktif, teknologi, dan strategi kontekstual dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran agama Islam dalam membentuk generasi yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam menghadapi tantangan zaman.
INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENYUSUN STRATEGI EFEKTIF UNTUK PEMBELAJARAN AKTIF Sidqy, Mukhrij; Syafa, Nanda Zahira
FIKRAH Vol 8 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v8i1.20611

Abstract

Inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi kebutuhan penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan efektif seiring perkembangan zaman. Penelitian ini mengeksplorasi strategi efektif untuk pembelajaran aktif dalam Pendidikan Islam dengan mengintegrasikan pendekatan pembelajaran aktif, pemanfaatan teknologi, dan strategi kontekstual. Melalui studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi teori-teori dan temuan penelitian terkait, seperti teori pembelajaran aktif, teori kontekstual, dan teori penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan metode interaktif, seperti diskusi kelompok, simulasi, dan permainan peran (role-playing), untuk meningkatkan partisipasi peserta didik dalam memahami dan membantu mereka menanamkan nilai-nilai Islam. Selain itu, pemanfaatan teknologi, seperti platform daring, aplikasi mobile, dan konten multimedia, dapat meningkatkan aksesibilitas, daya tarik, dan fleksibilitas pembelajaran agama Islam. Strategi kontekstual yang mengaitkan ajaran agama dengan kehidupan sehari-hari juga menjadi aspek penting dalam menciptakan pembelajaran yang sesuai dan bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi pendekatan pembelajaran aktif, teknologi, dan strategi kontekstual dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran agama Islam dalam membentuk generasi yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam menghadapi tantangan zaman.
Pengaruh reward dan punishment terhadap kedisiplinan kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah Syafa, Nanda Zahira; Ardiansyah, Andri; Sidqy, Mukhrij
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i1.21038

Abstract

This study aims to analyze the influence of reward and punishment on teacher work discipline at Madrasah Ibtidaiyah Al-Falah Cibinong, Bogor. A quantitative approach with a correlational survey method was used to examine the relationship between variables, involving 33 active teachers as respondents. Data were collected through closed-ended Likert-scale questionnaires and structured interviews. Analysis was conducted using multiple linear regression tests, t-tests, F-tests, and the coefficient of determination. The results showed that both reward and punishment have a positive and significant effect on teacher discipline, both partially and simultaneously. The significance values of reward (0.017) and punishment (0.000) indicate that both are statistically significant, with punishment being the dominant factor (β = 0.815). The coefficient of determination (R²) was 0.166, indicating that the two variables explain 16.6% of the variance in teacher discipline. Qualitative data reinforced the findings, showing that punishment has a more immediate and powerful impact, while rewards help maintain motivation. The study concludes that a balanced, fair, and consistent implementation of reward and punishment systems is essential in fostering disciplined and professional teacher behavior. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reward dan punishment terhadap kedisiplinan kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah Al-Falah Cibinong Bogor. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel, dengan 33 guru sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup skala Likert serta wawancara terstruktur. Analisis dilakukan menggunakan uji regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan guru, baik secara parsial maupun simultan. Nilai signifikansi reward sebesar 0,017 dan punishment sebesar 0,000 menunjukkan keduanya signifikan, dengan punishment sebagai faktor dominan (β = 0,815). Nilai koefisien determinasi sebesar 0,166 mengindikasikan bahwa variabel reward dan punishment menjelaskan 16,6% variasi dalam kedisiplinan guru. Data kualitatif mendukung temuan bahwa punishment memberikan dampak langsung dan kuat terhadap kedisiplinan, sementara reward berfungsi mempertahankan motivasi. Simpulan penelitian menekankan pentingnya manajemen sistem reward dan punishment yang adil dan konsisten untuk menciptakan lingkungan kerja guru yang disiplin dan profesional.