Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBUATAN DAN PELATIHAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER DI PT. BANGUN BANUA Wijaya, Rano; Hifni, Syaiful; Saprudin, Saprudin; Isnawati, Isnawati; Hikmah, Nor; Suaili, Achmad; Limarjani, Sustinah
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2607

Abstract

PT. Bangun Banua adalah perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang ada di kota Banjarmasin Kalimantan Selatan, yang merupakan objek dimana pengabdian pada masyarakat ini dilakukan pada tahun 2025. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menyebarkan kesadaran akan pentingnya peran sistem informasi terutama sistem informasi akuntansi dalam membantu para pengurus perusahaan daerah ini dalam menghasilkan informasi keuangan yang berkualitas dan benar-benar dibutuhkan manajemen dalam pengambilan keputusan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan mengidentifikasi kebutuhan akan sistem informasi PT. Bangun Banua, kemudian dibuat sistem/perangkat lunak informasi yang diperlukan dan diberikan pelatihan serta dukungan untuk mengimplementasikan sistem/perangkat lunak informasi tersebut. Hasil akhir yang didapatkan dari pengabdian ini adalah terjadinya peningkatan dalam hal kemampuan SDM untuk mengoperasikan aplikasi komputer akuntansi seperti yang di harapkan. Sedangkan hasil evaluasi yang didapat menyimpulkan bahwa mitra saat ini sudah bisa melakukan pencatatan akuntansi menggunakan software yang kami buat dan menghasilkan laporan keuangan sesuai standar akuntansi keuangan.Abstract. PT. Bangun Banua is a regional company owned by the South Kalimantan Provincial Government located in the city of Banjarmasin - South Kalimantan, which is the object of this community service program carried out in 2025. The purpose of this community service is to spread awareness of the importance of the role of information systems, especially accounting information systems, in assisting the managers of this regional company in producing quality financial information that is truly needed by management in decision making. This community service is carried out by identifying the needs of PT. Bangun Banua's information system, then creating the necessary information system/software and providing training and support to implement the information system/software. The final result obtained from this service is an increase in the ability of human resources to operate accounting computer applications as expected. Meanwhile, the evaluation results concluded that partners are now able to record accounting using the software we created and produce financial reports according to financial accounting standards.
Analisis Biaya Manfaat Pemanfaatan Limbah Sekam Padi dalam Proyek Sosial Lahan Basah untuk Penguatan Ekonomi Desa Sungai Pitung Aimanullah, Aimanullah; Yuliastina, Mellani; Limarjani, Sustinah; Norlena, Norlena; Amalia, Wia Rizqi; Ansyah, Pathur Razi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1768

Abstract

Sungai Pitung Village, Barito Kuala Regency, is classified as a developed village based on the Village Development Index, yet empirically faces structural problems. Economic dependence on tidal rice monoculture, rice husk waste openly burned, and underutilized vacant land are the main issues. The social project of the Jerami Peduli Team employed a Participatory Rural Appraisal approach with two main interventions: processing rice husk waste into liquid smoke using pyrolysis technology, and cultivating loofah on vacant land. Cost-benefit analysis shows the program is economically feasible with positive net benefits. Beyond financial benefits, the program enhances community capacity, environmental awareness, and creates sustainable productive village assets. This project offers an adaptive and applicable model for wetland-based village empowerment.