Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN PERASAN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) SEBAGAI PENGAWET ALAMI PADA IKAN LAYANG SEGAR (Decapterus russelli) [Utilization Of Lime Juice (Citrus aurantifolia) As A Natural Preservative In Fresh Flying Fish (Decapterus russelli)] Nendissa, Sandriana Juliana
JURNAL PENGOLAHAN PERIKANAN TROPIS Vol. 1 No. 01 (2023): Artikel Juni 2023
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/planet.v1i01.475

Abstract

Ikan segar merupakan salah satu bahan pangan yang mempunyai sifat mudah rusak sehingga tidak dapat di simpan lama. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengawetan untuk memperpanjang umur simpan ikan layang segar (Decapterus ruselli). Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dapat digunakan sebagai pengawet alami sebab diketahui memiliki aktivitas antimikroba yang dapat menghambat pertumbuhan dan kecepatan reaksi biokimiawi ikan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai pengawet alami pada daging ikan layang segar dengan menggunakan metode total plate count (TPC). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode total plate count dimana ikan layang segar (Decapterus ruselli). Yang direndam dengan perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dengan konsentrasi 12.5%, 25%, 50% dan air sebagai kontrol. Perendaman ikan layang segar (Decapterus ruselli) dilakukan selama 6 jam, kemudian dihitung jumlah koloni bakteri yang tumbuh setelah diinkubasi selama 24 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan yakni pada konsentrasi 12.5% mendapatkan jumlah mikroba adalah 19x102 koloni/g, konsentrasi 25% mendapatkan jumlah mikroba 12x102 koloni/g dan untuk konsentrasi 50% mendapatkan jumlah mikroba 97x101 koloni/g serta untuk kontrol air didapatkan hasil terlalu banyak untuk dihitung (TBUD), penggunaan perasan buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) pada ikan layang segar mampu menekan pertumbuhan mikroba sehingga aktivitas mikroba dalam pembusukan ikan layang segar dapat dihambat. Semakin tinggi konsentrasi perasan buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) maka semakin besar pula potensinya sebagai pengawet alami pada ikan layang segar (Decapterus ruselli).
UJI DAYA HAMBAT AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix) TERHADAP BAKTERI Listeria monocytogenes Nendissa, Sandriana Juliana; Nendissa, Dessyre M
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 9, No 3 (2024):
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v9i3.46156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas antibakteri ekstrak daun jeruk purut terhadap pertumbuhan bakteri Listeria monocytogenes. Penelitian ini dilakukan dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 pengulangan. Perlakuan yang dilakukan yaitu: konsentrasi ekstrak daun jeruk purut 3%, 5%, 7%, 9%,. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dengan taraf kepercayaan α= 0,05 dan diuji lanjut dengan DNMRT. Pengujian antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram untuk mengetahui zona hambat yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukan rerata diameter terbentuknya zona hambat pada konsentrasi 3% sebesar 5.25 mm dengan kriteria sedang, 5% sebesar 8.43 mm dengan kriteria sedang, 7% sebesar 10.52 mm dengan kriteria kuat, 9% sebesar 13.70 mm dengan kriteria kuat. Konsentrasi optimum ekstrak daun jeruk purut dalam menghambat pertumbuhan bakteri Listeria monocytogenes pada konsentrasi 9% sebesar 13.70 mm.