Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kreatif dengan Plastik: Pembuatan Robot Mobil Ramah Lingkungan Menggunakan Arduino dan Botol Bekas Nabila Wahyu Ningtias; Rio Sandy Laksono; Iqbal Abdul Aziz; Rudi Susanto
Buletin Ilmiah Ilmu Komputer dan Multimedia Vol 2 No 2 (2024): Buletin Ilmiah Ilmu Komputer dan Multimedia (BIIKMA)
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah lingkungan yang diakibatkan oleh limbah plastik menjadi salah satu masalah yang paling mendesak. Dengan kreativitas, telah dirancang suatu produk bernilai tinggi dan dapat dimanfaatkan, yaitu robot mobil mainan yang terbuat dari limbah plastik. Tujuannya adalah menciptakan produk yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga edukatif, meningkatkan nilai tambah dari limbah plastik yang sudah ada. Implementasi robot ini melibatkan penggunaan teknologi seperti Arduino, sensor ultrasonik HC-SR04, dan baterai untuk memastikan robot mobil berfungsi secara optimal. Robot mobil ini didesain mirip dengan Tamiya, mampu bergerak menggunakan sistem kendali sendiri, dan dapat berbelok secara otomatis ketika mendeteksi penghalang di depannya.
Peran Kyai Sebagai Polimofrik: Studi Kasus Metode Konseling Islam pada Masyarakat di Desa Kudus Iqbal Abdul Aziz; Aang Burhanuddin
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v7i1.646

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran kiai sebagai figur polimorfik dalam praktik konseling Islam di masyarakat Desa Kudus, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh posisi strategis kiai sebagai otoritas keagamaan sentral yang tidak hanya berfungsi sebagai pemimpin spiritual, tetapi juga menjalankan berbagai peran sosial untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kiai melaksanakan konseling Islam dalam konteks nonformal dan situasional. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik interpretatif kualitatif yang didukung triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kiai menjalankan peran polimorfik sebagai pembimbing spiritual, teladan moral, konselor, mediator, pendidik, dan penasihat sosial. Praktik konseling Islam berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis serta disesuaikan dengan kondisi psikologis, sosial, dan spiritual masyarakat. Konseling dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi mendengarkan secara empatik, memahami masalah, memberikan nasihat keagamaan mau‘izhah hasanah, dialog, serta doa atau praktik spiritual. Praktik-praktik tersebut berkontribusi positif terhadap kesejahteraan mental, ketahanan spiritual, dan keharmonisan sosial, serta mendukung integrasi antara bimbingan spiritual dan kesehatan mental dalam wacana konseling Islam.