Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR BERBASIS MASYARAKAT MELALUI KOMUNITAS SIAGA BENCANA GRAHA INDAH BALIKPAPAN Apriani, Dyah Wahyu; Sinamo, Ogamaliel Sohmo; Rahmawati, Fitri; Gun, Gregorius; Putri, Indah Deviana; Nugraha, Difa Aria; Prabowo, Endra Tri; Saputra, Muhamad Andika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v2i05.770

Abstract

Bencana longsor berdampak besar pada lingkungan dan hidup masyarakat yang tinggal pada lokasi rawan bencana longsor. Longsoran ini dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur disekitarnya, memblokir akses jalan, atau merusak lanskap yang ada. Untuk meminimalisir resiko bencana yang terjadi maka tindakan mitigasi bencana perlu dilakukan. Tindakan mitigasi ini perlu dilakukan untuk mengurangi kerugian akibat bencana longsor. Upaya perbaikan berupa stabilisasi atau perkuatan lereng tidak selalu merupakan pilihan yang terbaik. Biaya dan konsekuensi kegagalan harus dipertimbangkan. Masyarakat memiliki peranan penting dalam keberhasilan suatu penanggulangan bencana. Untuk itulah perlu dilakukan mitigasi bencana berbasis masyarakat agar program-program yang dikembangkan dapat bekerja efektif karena masyarakat ikut serta terlibat dalam proses dan pemantauannya. Serangkaian kegiatan mitigasi bencana dilakukan di Kelurahan Graha Indah untuk memitigasi bencana longsor pada daerah tersebut karena peluang longsor yang tinggi. Sosialisasi bencana longsor, pemetaan potensi longsor, penyusunan buku saku bencana, reboisasi lahan dan penentuan area evakuasi dilakukan. Keberhasilan program diukur dengan kuesioner yang dibagikan kepada masyarakat sebelum dan setelah pelaksanaan program berlangsung. Hasil pengabdian masyarakat ditunjukkan dengan ketersediaan dokumen informasi mengenai kawasan dan bahaya longsoran yang dapat diakses masyarakat luas, dokumen tersebut meliputi peta dan infografis daerah rawan bencana serta buku saku panduan evakuasi. Berdasarkan hasil kuisioner terjadi peningkatan pemahaman masyarakat setelah serangkaian kegiatan mitigasi dilakukan.
MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR BERBASIS MASYARAKAT MELALUI KOMUNITAS SIAGA BENCANA GRAHA INDAH BALIKPAPAN Apriani, Dyah Wahyu; Sinamo, Ogamaliel Sohmo; Rahmawati, Fitri; Gun, Gregorius; Putri, Indah Deviana; Nugraha, Difa Aria; Prabowo, Endra Tri; Saputra, Muhamad Andika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v2i05.770

Abstract

Bencana longsor berdampak besar pada lingkungan dan hidup masyarakat yang tinggal pada lokasi rawan bencana longsor. Longsoran ini dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur disekitarnya, memblokir akses jalan, atau merusak lanskap yang ada. Untuk meminimalisir resiko bencana yang terjadi maka tindakan mitigasi bencana perlu dilakukan. Tindakan mitigasi ini perlu dilakukan untuk mengurangi kerugian akibat bencana longsor. Upaya perbaikan berupa stabilisasi atau perkuatan lereng tidak selalu merupakan pilihan yang terbaik. Biaya dan konsekuensi kegagalan harus dipertimbangkan. Masyarakat memiliki peranan penting dalam keberhasilan suatu penanggulangan bencana. Untuk itulah perlu dilakukan mitigasi bencana berbasis masyarakat agar program-program yang dikembangkan dapat bekerja efektif karena masyarakat ikut serta terlibat dalam proses dan pemantauannya. Serangkaian kegiatan mitigasi bencana dilakukan di Kelurahan Graha Indah untuk memitigasi bencana longsor pada daerah tersebut karena peluang longsor yang tinggi. Sosialisasi bencana longsor, pemetaan potensi longsor, penyusunan buku saku bencana, reboisasi lahan dan penentuan area evakuasi dilakukan. Keberhasilan program diukur dengan kuesioner yang dibagikan kepada masyarakat sebelum dan setelah pelaksanaan program berlangsung. Hasil pengabdian masyarakat ditunjukkan dengan ketersediaan dokumen informasi mengenai kawasan dan bahaya longsoran yang dapat diakses masyarakat luas, dokumen tersebut meliputi peta dan infografis daerah rawan bencana serta buku saku panduan evakuasi. Berdasarkan hasil kuisioner terjadi peningkatan pemahaman masyarakat setelah serangkaian kegiatan mitigasi dilakukan.
Assessing Crime Vulnerability Levels in Balikpapan City Pratomo, Rahmat Aris; Jourdan, Nadia Almira; Tufail, Dwiana Novianti; Sinamo, Ogamaliel Sohmo; Budiman, Deka Adam; Putri, Ajeng Meidiany
Journal of Applied Sciences, Management and Engineering Technology Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jasmet.2026.v7i1.7039

Abstract

Crime is a social issue with far-reaching impacts on community security and quality of life, including in Balikpapan City, the largest city in East Kalimantan, with a population of 704,110 in 2022. Despite being an economic hub with significant contributions in the oil, gas, and trade sectors, Balikpapan faces serious challenges in creating a safe environment, marked by high crime rates and an increase in cases such as theft, assault, and drug-related crimes. This heightened vulnerability is influenced by social, economic, and environmental factors, such as social inequality, unemployment, and low legal awareness. To address these challenges, in-depth assessments and crime mapping are essential to formulating effective prevention strategies and efficiently allocating resources. This study aims to assess the crime vulnerability levels in Balikpapan City through a spatial approach using Kernel Density analysis. This method estimates spatial density based on crime incident locations recorded in 2022-2023, sourced from the Balikpapan Police Department. The data were categorized into five vulnerability levels to produce detailed distribution maps and crime vulnerability levels, aiding in identifying crime distribution patterns in the city. The classification of crime vulnerability levels in Balikpapan City based on Kernel Density analysis reveals areas of very high vulnerability concentrated in Balikpapan Kota, Balikpapan Tengah, and Balikpapan Selatan districts, with dominance in Balikpapan Kota. High vulnerability levels surround very high vulnerability areas and are distributed across the same three districts. Moderate vulnerability levels extend across five districts, covering Balikpapan Kota, Tengah, Selatan, Barat, and Utara. Low and very low vulnerability levels are scattered across all districts, with Balikpapan Barat largely falling into the very low category.