Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Interaksi Air Tanah dan Air Sungai terhadap Konsentrasi Nitrat (NO3--N) di Sekitar Sungai Winongo, Kota Yogyakarta, D.I Yogyakarta ELSIANA, RIMA ANISA
Jurnal Ilmiah MTG Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah MTG Volume 14 No.2 Tahun 2023
Publisher : Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknologi Mineral UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmtg.v14i1.11009

Abstract

AbstrakInteraksi antara air tanah dan air sungai pada akuifer bebas menunjukkan bahwa air tanah dan air sungai merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, terutama untuk kualitas kimia air. Penelitian ini meneliti mengenai jenis interaksi antara air tanah dan air sungai, serta pengaruhnya terhadap konsentrasi nitrat (NO3--N) di sekitar Sungai Winongo, Kota Yogyakarta, D.I.Y. Setelah dilakukan analisis elevasi muka air tanah dan interpretasi pola aliran air tanah maka ditentukan jenis interaksi air tanah dan air sungai di daerah penelitian adalah gaining stream, akan tetapi juga terdapat sistem losing stream di beberapa bagian kecil daerah penelitian. Interaksi air tanah dan air sungai tersebut mempengaruhi konsentrasi nitrat di daerah penelitian dimana pada sistem gaining stream, konsentrasi nitrat yang tinggi pada air tanah semakin menurun seiring berkurangnya jarak dengan sungai atau menurun mengikuti arah aliran air tanah yang menuju sungai. Sebaliknya, pada sistem losing stream, air sungai dengan konsentrasi nitrat rendah yang mengalir menuju air tanah mengakibatkan pencampuran air sehingga mengurangi konsentrasi nitrat pada air tanah. Akan tetapi, faktor lainnya, seperti kegiatan manusia/anthropogenik berkaitan erat dengan banyaknya konsentrasi nitrat selain dari interaksi antara air tanah dan air sungai itu sendiri. Kata Kunci: Gaining stream, Losing stream, Nitrat.
STUDI SIMULASI RESERVOIR CEKUNGAN SUMATERA SELATAN SEBAGAI CO2-EOR DAN CO2 GEOLOGICAL STORAGE Kurniawan, Dinar Hananto; Merdeka, Mohammad Galang; Elsiana, Rima Anisa
Petro : Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 14 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v14i3.23712

Abstract

Dua masalah global yang menjadi isu yang harus segera ditangani adalah naiknya kebutuhan akan bahan bakar minyak dan emisi CO2. Kedua masalah ini dapat dipecahkan dengan peningkatan produksi minyak dan penyimpanan CO2 di reservoir. Salah satu cara untuk mengkombinasikan peningkatan perolehan minyak dan penurunan emisi CO2 adalah dengan CO2-EOR. CO2-EOR dilakukan dengan menginjeksikan CO2 ke dalam reservoir minyak dan atau gas untuk membuat minyak dan atau gas dapat naik ke permukaan. CO2 yang diinjeksikan bisa tertinggal di reservoir dan bahkan bisa sampai mengalami mineralisasi yang membuatnya tersimpan secara permanen di reservoir. CO2-EOR ini juga bisa disebut sebagai salah satu metode CO2 geological storage. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi Cekungan Sumatera Selatan untuk dilakukan CO2-EOR melalui simulasi. Metode yang digunakan adalah dengan dua skema perforasi, konstrain sumur pada  laju injeksi 1 MMSCFD dan laju produksi 1000 STB/D, simulasi yang dijalankan dalam waktu 40 tahun (2024 - 2064), kemudian dibandingkan untuk memilih skema terbaik (base case). Skema terbaik kemudian dilakukan simulasi dengan variasi laju injeksi 0,5 – 10 MMSCFD dan laju produksi 250 – 2500 STB/D sebanyak 200 case. Hasil penelitian ini menunjukkan pada skenario optimasi dibandingkan dengan base case, menunjukkan kenaikan produksi minyak total dari 22,36 MMSTB ke 30,13 MMSTB, CO2 yang dapat disimpan pada tahun 2064 meningkat dari 0,03997 juta ton ke 0,90795 juta ton, serta jumlah maksimal CO2 yang dapat disimpan 0,11176 juta ton ke 1,73603 juta ton. Peningkatan ini didapatkan pada laju injeksi CO2 yang optimum 4,5 MMSCFD dan laju produksi minyak yang optimum adalah 500 STB/D.
Pengaruh Interaksi Air Tanah dan Air Sungai terhadap Konsentrasi Nitrat (NO3--N) di Sekitar Sungai Winongo, Kota Yogyakarta, D.I Yogyakarta ELSIANA, RIMA ANISA
Jurnal Ilmiah MTG Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah MTG Volume 14 No.2 Tahun 2023
Publisher : Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknologi Mineral UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmtg.v14i1.11009

Abstract

AbstrakInteraksi antara air tanah dan air sungai pada akuifer bebas menunjukkan bahwa air tanah dan air sungai merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, terutama untuk kualitas kimia air. Penelitian ini meneliti mengenai jenis interaksi antara air tanah dan air sungai, serta pengaruhnya terhadap konsentrasi nitrat (NO3--N) di sekitar Sungai Winongo, Kota Yogyakarta, D.I.Y. Setelah dilakukan analisis elevasi muka air tanah dan interpretasi pola aliran air tanah maka ditentukan jenis interaksi air tanah dan air sungai di daerah penelitian adalah gaining stream, akan tetapi juga terdapat sistem losing stream di beberapa bagian kecil daerah penelitian. Interaksi air tanah dan air sungai tersebut mempengaruhi konsentrasi nitrat di daerah penelitian dimana pada sistem gaining stream, konsentrasi nitrat yang tinggi pada air tanah semakin menurun seiring berkurangnya jarak dengan sungai atau menurun mengikuti arah aliran air tanah yang menuju sungai. Sebaliknya, pada sistem losing stream, air sungai dengan konsentrasi nitrat rendah yang mengalir menuju air tanah mengakibatkan pencampuran air sehingga mengurangi konsentrasi nitrat pada air tanah. Akan tetapi, faktor lainnya, seperti kegiatan manusia/anthropogenik berkaitan erat dengan banyaknya konsentrasi nitrat selain dari interaksi antara air tanah dan air sungai itu sendiri. Kata Kunci: Gaining stream, Losing stream, Nitrat.
Total Dissolved Solids (TDS), Electrical Conductivity (EC), dan pH sebagai Indikasi Awal Keterdapatan Pencemar pada Air Elsiana, Rima Anisa; Kurniawan, Dinar Hananto
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1272

Abstract

Water is highly susceptible to contamination from anthropogenic factors, particularly in river water and shallow groundwater located in densely populated residential areas such as the study site. The research area is situated around the Winongo River, covering parts of Tegalrejo, Pringgokusuman, Pakuncen, and Ngampilan sub-districts in Yogyakarta City, D.I.Y. Studies on water quality are generally conducted through field measurements and water sampling. However, when water sampling is not carried out simultaneously with field measurements, the process becomes inefficient and increases the risk of laboratory test results not accurately representing actual environmental conditions. Therefore, this study aims to demonstrate that Total Dissolved Solids (TDS), Electrical Conductivity (EC), and pH can serve as preliminary indicators of the presence of pollutants, particularly ionic contaminants. The analysis was conducted through qualitative correlation using mapping and quantitative correlation between pH, TDS, and EC with nitrate concentration using Spearman’s correlation test. The results show that TDS and EC exhibit a strong correlation with nitrate levels. This is because nitrate is highly soluble and consists of ionic bonds that can move freely in solution. In contrast, pH also shows a correlation with nitrate but not as strong as TDS and EC, since pH does not directly detect nitrate ions. Therefore, TDS and EC can be effectively used as early indicators of contamination, especially for pollutants containing ionic bonds.