Penelitian dilakukan di Desa Gondoriyo, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora yang banyak dilakukan penambangan secara lokal.. Selain itu juga, daerah penelitian dilihat dari aspek geomorfologi merupakan perbukitan berelief tinggi dengan beberapa pengaruh struktur geologi berupa kekar, sesar, dan lipatan. Pengupasan lereng yang dilakukan saat pembukaan lahan pertambangn sangat perlu diperhatikan, karena kesalahan dalam pengupasan lereng ini dapat berpengaruh terhadap kestabilan lereng. Selain dari pengupasan lereng, kestabilan lereng juga dapat dipengaruhi oleh kualitas dari massa batuan penyusun lereng tersebut. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dan analisis dengan studi Pustaka. Secara geologi, derah penelitian memiliki kontrol struktur yang intens dilihat dari pola pegaliran yang berkembang berupa subdendriik, trellis, subtrellis, dan parallel. Selain itu daerah peleitian berkembang struktur geologi berupa kekar, sesar mendatar, dan lipatan. Persebaran litologi di daerah penelitian secara tidak resin tersusun atas 3 lithostratigrafi yaitu Satuan Batupasir Ngrayong, Satuan Batugamping kalkarenit Bulu, dan Satuan Batulempung karbonatan Wonocolo. Penelitian kualitas massa batugamping dilakukan pada 4 lereng yang masing-masing lereng tersusun atas batugamping dan batupasir karbonatan. Nilai RMR yang didapatkan dimasing-masing lereng secara keseluruhan berada pada kelas sedang dan nilai SMR di daerah penelitian di peroleh berkisar antara 20-60 dan berpotensi terjadi Gerakan massa berupa longsoran baji. Kata Kunci: Gerakan Massa, Kecamatan Todanan, RMR, SMR