Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Sekolah Dasar Dalam Prespektif Gender Diayu Mita Lestari Imania; Linggo Wati, Tri
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 11 No. 2 (2024): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v11i2.4307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan membaca permulaan yang dimiliki oleh siswa sekolah dasar kelas 1 SDN Kepuhpandak 2, Mojokerto. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif (Qualitative Research). Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kepuhpandak 2 Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode Trianggulasi yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan merupakan data kualitatif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan yang dimiliki oleh siswa kelas 1 SDN Kepuhpandak 2 dari keseluruhan siswa kelas 1 dengan mengambil 5 siswa sebagai subjek penelitian diantaranya rendah dalam kemampuan membaca permulaan. Dari 5 siswa 2 siswa memiliki kemampuan membaca yang cukup baik dengan mampu mengenal dan membedakan bunyi huruf, membaca kata bermakna, kata tak bermakna serta kemampuan membaca cepat. Sedangkan 4 siswa memiliki kemampuan membaca permulaan yang cukup rendah dengan masih belum membedakan bunyi huruf, dan kesulitan dalam membaca sehingga perlu adanya bantuan mengeja. Kemampuan yang dimiliki siswa membaca permulaan rendah dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kurangnya minat atau motivasi dalam membaca sehingga banyak siswa yang kesulitan dalam membaca permulaan.
OUTING CLASS SEBAGAI STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR Jaya, Sintia Kazelia; Linggo Wati, Tri
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v5i3.1154

Abstract

Penelitian ini berjudul “outing class sebagai strategi guru dalam meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kreativitas siswa, khususnya dalam pembelajaran melalui kegiatan outing class pada materi melukis dengan teknik percik. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan fenomena yang sudah ada dilapangan. Teknik pengambilan data menggunakan trianggulasi teknik, yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran melalui strategi outing class mampu meningkatkan kreativitas siswa, karena pembelajaran yang dilakukan di luar kelas memiliki tujuan agar siswa kelas 2 SD Muhammadiyah 2 Tulangan mampu belajar dan menemukan ide-ide terbaru dari mengamati keadaan disekitar lingkungan sekolah. Kesimpulannya adalah strategi pembelajaran melalui kegiatan outing class dapat dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar.
Metacognitive Processes in Elementary Students’ Drawings: Proses Metakognitif dalam Gambar Siswa Sekolah Dasar Yuliasanti, Imelda Selly; LINGGO WATI, TRI
Indonesian Journal of Education Methods Development Vol. 20 No. 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijemd.v20i4.949

Abstract

General background: Metacognition, defined as thinking about thinking, plays an essential role in guiding students to plan, monitor, and evaluate their own learning processes. Specific background: In elementary education, students often struggle to control their learning strategies, particularly when faced with problem-solving tasks. Knowledge gap: Limited research has examined how young learners demonstrate metacognitive processes through creative outputs such as drawings. Aims: This study aimed to analyze how elementary school students apply metacognitive strategies when completing drawing tasks. Results: Two students were given three tasks with different themes—ideals, guided lines, and animals. Both students employed the stages of planning, monitoring, and evaluating, although with variations in depth according to their individual abilities. The drawings revealed how metacognitive processes shaped problem-solving approaches. Novelty: The study highlights the role of drawings as a medium to observe and understand students’ metacognitive processes. Implications: The findings suggest that incorporating metacognitive strategies in elementary education can support self-regulation, creativity, and more effective problem-solving. Highlights: Drawings reveal students’ metacognitive processes clearly. Planning, monitoring, and evaluating vary across individuals. Drawing tasks serve as effective tools for studying cognition. Keywords: Metacognition; Elementary School; Drawing; Problem-Solving; Self-Regulation
Metacognitive Processes in Elementary Students’ Drawings: Proses Metakognitif dalam Gambar Siswa Sekolah Dasar Yuliasanti, Imelda Selly; LINGGO WATI, TRI
Indonesian Journal of Education Methods Development Vol. 20 No. 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijemd.v20i4.949

Abstract

General background: Metacognition, defined as thinking about thinking, plays an essential role in guiding students to plan, monitor, and evaluate their own learning processes. Specific background: In elementary education, students often struggle to control their learning strategies, particularly when faced with problem-solving tasks. Knowledge gap: Limited research has examined how young learners demonstrate metacognitive processes through creative outputs such as drawings. Aims: This study aimed to analyze how elementary school students apply metacognitive strategies when completing drawing tasks. Results: Two students were given three tasks with different themes—ideals, guided lines, and animals. Both students employed the stages of planning, monitoring, and evaluating, although with variations in depth according to their individual abilities. The drawings revealed how metacognitive processes shaped problem-solving approaches. Novelty: The study highlights the role of drawings as a medium to observe and understand students’ metacognitive processes. Implications: The findings suggest that incorporating metacognitive strategies in elementary education can support self-regulation, creativity, and more effective problem-solving. Highlights: Drawings reveal students’ metacognitive processes clearly. Planning, monitoring, and evaluating vary across individuals. Drawing tasks serve as effective tools for studying cognition. Keywords: Metacognition; Elementary School; Drawing; Problem-Solving; Self-Regulation
Global Impact of Musical Extracurriculars on Cultural Enrichment: Dampak Global Ekstrakurikuler Musik terhadap Pengayaan Budaya Solikha, Nurul Lailiyatus; Linggo Wati, Tri
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 25 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v25i2.1078

Abstract

This study explores how musical extracurricular activities at SD Muhammadiyah 1 Taman foster cultural appreciation and patriotism among elementary students in Indonesia. Using qualitative methods like observation, interviews, and document analysis, the research unveils effective collaboration between stakeholders, student enthusiasm, and character development. The findings underscore the importance of such activities in promoting cultural awareness and preserving local heritage, highlighting the need for continued support and integration in educational curricula. Highlight: Collaborative stakeholders ensure successful musical extracurricular implementation. Activities nurture tolerance, patriotism, and cultural appreciation among students. Integration into curricula vital for preserving and promoting local cultural heritage. Keyword: Musical extracurricular activities, Cultural appreciation, Elementary education, Stakeholder collaboration, Character development