Aadilah, Yayu Sayyidah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FINANSIAL BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) (Studi Kasus Pada CV. Cahaya Baru lestari di Kecamatan Ngaras Kabupaten Pesisir Barat) Aadilah, Yayu Sayyidah; Isyanto, Agus Yuniawan; Aziz, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12525

Abstract

Pesisir pantai menjadi potensi yang sangat besar untuk pemanfaatan sumberdaya perikanan khususnya untuk budidaya pertambakan, Salah satunya komoditas yang semakin berkembang yaitu budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei). Udang vaname (Litopenaeus vannamei) juga memiliki keunggulan yang tepat di bandingkan spesies lainnya untuk kegiatan budidaya udang dalam tambak di antaranya adalah: memiliki respon terhadap pakan atau nafsu makan yang tinggi, lebih tahan terhadap serangan penyakit dan kualitas lingkungan yang buruk, pertumbuhan lebih cepat, tingkat kelangsungan hidup yang tinggi, padat tebar cukup tinggi dan waktu pemeliharaan yang relatif singkat yakni setiap siklusnya sekitar 90 – 100 hari. Sehingga sekarang ini banyak investor yang tertarik untuk mengembangkan atau memulai usaha pada kegiatan budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk Mengetahui kelayakan finansial usaha budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) pada CV. Cahaya Baru Lestari. Jenis Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus dan teknik penarikan sampel menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha budidaya udang secara finansial layak diusahakan pada tingkat discount factor 6% untuk periode 3 tahun, hal ini dapat dilihat dari nilai NPV yang di dapat yaitu sebesar 10.790.132.334 lebih dari 0, nilai Net B/C Ratio sebesar 3,1 nilainya lebih dari 1 dan nilai IRR sebesar 584,64% lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat discount factor sebesar 6%, dan dalam penelitian ini nilai PP di kembalikan pada tahun ke 1, hal ini menunjukan bahwa pengembalian modal usaha budidaya udang dikategorikan cepat karena PP < 3 tahun.