Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Kumon Tajur Raya Bogor menggunakan metodeBalanced Scorecard (BSC). BSC dipilih karena kemampuannya mengintegrasikan pengukuran kinerjafinansial dan non-finansial, memberikan gambaran holistik tentang performa organisasi. Studi kasus inimenggunakan pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui analisislaporan keuangan, survei kepuasan pelanggan dan karyawan, serta wawancara dengan manajemen.Penelitian ini mencakup empat perspektif BSC: keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, sertapembelajaran dan pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kinerja keuangan dari tahun2018 ke 2019, dengan Current Ratio meningkat dari 4.16 menjadi 7.43 dan Profit Margin dari 24.6%menjadi 27.1%. Perspektif pelanggan menunjukkan tingkat kepuasan tinggi (89.02%), dengan peningkatanakuisisi pelanggan dari 30.9% menjadi 33.9%. Namun, terjadi penurunan retensi pelanggan dari 69.1%menjadi 66.1%. Dalam perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, kepuasan karyawan cukup baik (79.9%),dengan aspek rekan kerja mendapat skor tertinggi (89.5%). Retensi karyawan mengalami sedikitpeningkatan dari 16.7% menjadi 18.2%, namun masih memerlukan perhatian. Implementasi BSCmengungkapkan kekuatan Kumon Tajur Raya dalam aspek keuangan dan kepuasan pelanggan, sertamengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, terutama dalam hal retensi karyawan danpengembangan jenjang karir. Penelitian ini memberikan dasar untuk perencanaan strategis dan perbaikankinerja di masa depan, serta mendemonstrasikan efektivitas BSC sebagai alat pengukuran kinerjakomprehensif dalam konteks lembaga pendidikan non-formal.Kata kunci: Balanced Scorecard, Pengukuran Kinerja, Kumon