Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN HYBRID TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING DAN SPORT EDUCATION MODEL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PJOK Anugrah, Dhaniel Wahyu Putra
Sport Pedagogy Journal Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/spj.v12i2.34671

Abstract

Motivation is the impulse that arises from oneself to make a good change in action. There are 5 types of motivation, namely Instrinsic Motivation, Identified Regulation, Introjected Regulation, External Regulation, and Amotivation. Currently, there are still many students who have poor learning motivation. Therefore, hybrid learning is conducted to improve students' learning motivation by combining TGfU and SEM learning models. Abroad, many studies have been conducted on the hybrid learning model of TGfU and SEM. However, in Indonesia it is still rare to conduct research between these learning models. So this research was conducted to find out how the effect of TGfU and SEM hybrid learning models on PJOK learning motivation. The method used is quantitative method. The number of samples was 70 students divided into control groups and experimental groups.The results of the study in the control group showed that the sig-2 tailed value 0.05, namely intrinsic motivation, introjected regulation, external regulation, and amotivation which means there is no difference and one type has a sig-2 tailed value 0.05, namely identified regulation which means it has a difference. While in the experimental group all types of motivation have a sig-2 tailed value 0.05 which means there is a difference. The conclusion of this study is that the TGfU-SEM hybrid model has an influence on the learning motivation of PJOK students.Keywords: hybrid; TGfU-SEM; motivation; physical education
Pengaruh Permainan Olahraga Tradisional terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas IV B di SDN Lidah Wetan II/462 Surabaya Trianingrum, Desy Prawis; Pratiwi, Devira Risky; Perdana, Dewangga Abimanyu; Rahman, Dhani Fattur; Anugrah, Dhaniel Wahyu Putra; Lesmana, Indra Bagus; Kuntjoro, Bambang Feriyanto Tjahyo
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2568

Abstract

Seorang pendidik atau guru menciptakan suasana pendidikan yang lebih hidup. Sehingga kondisi ruang belajar akan lebih aktif dan peserta didik dapat termotivasi untuk mengikuti semua kegiatan yang ada dalam proses pendidikan. Salah satunya adalah dengan menerapkan permainan kecil yang telah disesuaikan dengan kurikulum di satuan pendidikan tersebut. Adapun tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PJOK pada kelas IV SD Negeri Lidah Wetan II/462 Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan menggunakan II Siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara analisis melalui angket motivasi. Penelitian ini ditujukan kepada peserta didik kelas IV SD Negeri Lidah Wetan II/462 Surabaya dengan sampel yang berjumlah 26 Peserta didik. Menurut analisis data yang sudah dilaksanakan dari hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh penerapan permainan tradisional terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada peserta didik Kelas IV. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis pada Siklus I yang menunjukkan bahwa adanya variasi dalam respon peserta didik pada 20 pertanyaan. Intrinsik Motivation mengalami peningkatan sebanyak 2%, Identified Regulation mengalami peningkatan sebanyak 1%, Introjected Regulation meningkat sebanyak 2%, Eksternal Regulation mengalami peningkatan sebanyak 1%, sedangkan Amotivation tidak mengalami peningkatan. Lalu pada siklus II yang menunjukkan bahwa adanya variasi dalam respon peserta didik pada 20 pertanyaan. Intrinsic Motivation mengalami peningkatan sebanyak 9%, Identified Regulation mengalami peningkatan sebanyak 9%, Introjected Regulation meningkat sebanyak 3%, Eksternal Regulation mengalami peningkatan sebanyak 6%, dan Amotivation mengalami peningkatan sebanyak 3%.