Pelatihan aparatur di sektor publik memiliki peran penting dalam pengembangan sumber daya manusia dan meningkatkan efisiensi administrasi pemerintahan. Keberhasilan pelatihan ini tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas materi pelatihan dan metode pengajarannya, tetapi juga oleh faktor-faktor kontekstual seperti budaya organisasi, kebijakan organisasi, dukungan manajerial, dan ketersediaan sumber daya. Penelitian ini membahas pengaruh faktor-faktor kontekstual terhadap keberhasilan pelatihan aparatur di lingkungan pemerintahan Indonesia. Meskipun telah ada banyak penelitian tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pelatihan, masih terdapat kekurangan penelitian yang khusus membahas pengaruh faktor-faktor kontekstual dalam konteks pelatihan aparatur di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metodologi literatur review untuk mengidentifikasi dan menganalisis temuan-temuan terkait faktor-faktor kontekstual dalam konteks Indonesia. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa budaya organisasi, kebijakan organisasi, dukungan manajerial, pengalokasian sumber daya yang memadai, motivasi individu, kualitas desain pelatihan, pengukuran dampak pelatihan, konteks Indonesia, kerjasama antara instansi pemerintah, partisipasi pemangku kepentingan, keberlanjutan program pelatihan, dan faktor eksternal memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan pelatihan. Dalam kerangka konseptual, faktor-faktor ini saling berinteraksi untuk membentuk pengalaman pelatihan yang komprehensif. Hasil analisis literatur ini memberikan dasar yang kuat untuk penelitian empiris lebih lanjut dan dapat memberikan wawasan berharga bagi pemangku kebijakan dan praktisi di bidang pengembangan sumber daya manusia di sektor publik di Indonesia.