Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Effect of Fortification of Tuna Fish Bone Flour with Different Concentrations on Calcium Content and Organoleptic Quality of Tuna Fish Porridge Canned Baba, Muhrim; Haya, Usman; K. Bunga, Jelsi; Tangke, Umar
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 14 No. 2 (2021): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1346.899 KB) | DOI: 10.52046/agrikan.v14i2.887

Abstract

This study aims to analyze the organoleptic quality and calcium content of canned tuna porridge with fortification of tuna bone meal at different concentrations and determine the appropriate tuna bone meal concentration formula as a fortification agent in canned tuna fish porridge. This research is a type of empirical research conducted in the Lab. Processing of Fishery Products and continued with the process of testing the calcium content of the product in the Lab. PT. Angler BioChambLab. The results of the organoleptic quality analysis of canned tuna porridge showed that the fortification of tuna bone meal had a significant effect with the calculated F value and P-value/significance of each texture 19.17, 0.0025., color 262.181, 0.000., odor 23.147, 0.002 and taste. 243,000, 0.000. while the results of the calcium test showed that the fortification of tuna bone meal could increase the calcium content with the value of each treatment being 102 mg/kg for the control treatment, 869 for the A1 treatment (3%) and 1,621 mg/kg for the A2 treatment (6%). ). For the best product, the results of the analysis using the Bayes method, it was found that the A1 treatment was the best treatment, this was supported by the calcium value that was still good for the daily requirement of 1000 mg/kg.
Pengaruh Penggunaan Campuran Es Curah Dan Garam Dapur Terhadap Suhu Dan Mutu Ikan Kakap Haya, Usman; Tangke, Umar; Talib, Ahmad
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 5 No 1 (2023): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v5i1.1333

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Laboratorium pengolahan Hasil Perikanan, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara dengan tujuan untuk mengetahui tingkat penurunan suhu tubuh ikan, mutu organoleptik dan perbandingan konsentrasi campuran es dan garam yang terbaik dalam usaha penanganan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif, yang ditampilkan dalam bentuk grafik. Selanjutnya penggunaan analisis kuantitatif berupa uji mutu organoleptik dan analisis rancangan acak lengkap terhadap pengaruh penggunaan campuran es curah dan garam dapur terhadap suhu dan mutu ikan kakap. Hasil penelitian didapat bahwa penurunan suhu tubuh ikan pada masing-masing parlakkuan A1, A2 dan A3 masing masing adalah 11.,3 oC, 28,5 oC dan 18,8 oC., mutu organoleptik ikan kakap untuk mata, insang, lendir, bau dan tekstur untuk perlakuan A1 masing-masing adalah 6.8, 6.2, 7.0, 7.0 dan 7.8., untuk perlakuan A2 masing-masing adalah 6.1, 5.8, 6.8, 6.0 dan 7.2., sedangkan untuk perlakuan A3 masing-masing adalah 6.6, 6.4, 7.0, 6.4 dan 7.8., dan perbandingan konsentrasi es dan garam terbaik berdasarkan metode Bayes adalah A1 (es 100% dan garam 0%) serta A3 (es 75% dan garam 25%).
Studi Perencanaan Sistem Kelistrikan pada Gedung Data Center Mmr 4 Deltamas Cikarang Pusat Usman; Amar, Ishak; Wawan Mariki, I Wayan; Apriandi, Riyki; Haya, Usman
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/mim.v21i2.14841

Abstract

Studi ini menata ulang sistem perencanaan kelistrikan gedung Pusat Data MMR 4 Deltamas Cikarang, dengan fokus pada keselamatan dan kenyamanan operasional sesuai SNI, PUIL, dan peraturan kelistrikan. Penelitian diawali dengan wawancara dengan konsultan perencana untuk mendapatkan dimensi bangunan (panjang, lebar, tinggi) serta kebutuhan daya server dan sistem pendingin, dilanjutkan dengan penyesuaian desain instalasi pencahayaan dan kelistrikan. Peralatan pencahayaan terdiri dari berbagai jenis lampu downlight (5 W, 6 W, 10 W, 12 W, 18 W, 20 W) dan lampu TL (2x18 W dan 1x18 W), serta 7 titik stopkontak. Sistem pendingin meliputi unit AC ½ HP, ¾ HP, dan 2 HP. Perangkat daya besar meliputi PAC 5,5 kW, UPS 30 kVA, ATS 150 A, dan COS bermotor. Kabel yang digunakan adalah NYY (1,5–10 mm²), NYA (1,5–2,5 mm²), dan NYGBY (50 mm²); proteksi disediakan oleh MCB (2–10 A) dan MCCB (16–125 A). Total kebutuhan daya mencapai sekitar 72,1 kW. Sumber daya utama adalah PLN 82,5 kVA (dua saluran), dengan dua generator cadangan masing-masing 100 kVA yang siap menggantikan jika terjadi pemadaman listrik. Kata kunci: Pusat Data, Sistem Tenaga, UPS, peralatan listrik.