Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Modification of Activated Carbon Norit Using Natural Antioxidant for Better Medicine Gamgulu, Wahyuni
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 16 No. 2 (2023): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/agrikan.v16i2.1860

Abstract

Norit is one of drugs that is often used to cure diarrhea diseases due to its role as an adsorbent of viruses and bacteria. Its function can be improved through surface modification, such as antioxidant compounds from plant extracts. Two types of plants (rosella petals and green tea leaves) were extracted by using water solvent at ratio of 10 g/200 mL and 30 g/200 mL. Those extracts were used to modify 5 g of norit. The norit and the modified norit were characterized by FTIR spectrometry, while the extracts were characterized using UV-Vis spectrophotometry. Desorption test of the modifed norit was performed by immersing it in the HCl solition (pH 1). The desorpted antioxidant was analyzed using UV-Vis spectrophotometry. Results of the characterization indicated increasing of -C=O, -OH, C-O, and aromatic C=C aromatic on both norit modifications. UV-Vis spectra of the plant extract showed the maximum wavelength at 283 nm and 271 nm related to functional group of antioxydant. The antioxydant of the green tea modified norit was easily desorped at pH 1 than of rosella modified norit.
Edukasi Praktis: Mencegah Dampak Buruk Zat Aditif pada Jajanan Anak SMA Negeri 1 Tidore Kepulauan Gamgulu, Wahyuni
BARAKTI: Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2024): Maret
Publisher : PT. Sangadji Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan arahan, penjelasan, dan menyoroti dampak penggunaan berbagai zat aditif dalam makanan, terutama pada jajanan anak, kepada siswa di SMA Negeri 1 Tidore Kepulauan melalui program pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan berlangsung di ruang aula dengan partisipasi 30 peserta. Berdasarkan hasil survei kami, sekitar 85% siswa mengeluh setelah lama mengonsumsi jajanan di sekitar sekolah, namun mereka kurang mengetahui jenis makanan yang mereka konsumsi secara pasti. Metode yang diterapkan melibatkan (1) penyampaian informasi mengenai zat aditif, (2) perincian zat aditif pada makanan jajanan anak, (3) identifikasi zat aditif yang diizinkan dan yang dilarang, serta (4) pemahaman dampak dan akibat konsumsi zat aditif terlarang. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan baik, terbukti dari umpan balik positif peserta melalui instrumen evaluasi yang diisi oleh seluruh peserta setelah mengikuti pelatihan. Setelah mengikuti penyuluhan, para peserta merasakan manfaat kegiatan ini, yang tercermin dari minat mereka untuk mengikuti acara serupa di masa mendatang. Ada kesan positif bahwa siswa sekarang memahami informasi tentang jajanan yang tidak mengandung pengawet atau zat aditif berbahaya bagi kesehatan.