Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemetaan Kawasan Rawan Longsor Menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG) Berbasis Komunitas di Desa Kebonagung Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk Rahmawati, Lenny Pratiwi
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v12i1.28561

Abstract

Desa Kebonagung termasuk dalam kawasan dataran tinggi dengan ancaman bencana tanah longsor. Kejadian tanah longsor menimbulkan berbagai kerugian mulai dari kerugian material, kerusakan lingkungan, terhambatnya aktivitas warga, dan bahkan korban jiwa. Untuk mengurangi kerugian tersebut, dilakukan pemetaan terhadap kawasan rawan longsor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kawasan di Desa Kebonagung yang rawan terjadi longsor. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi informasi, serta bahan belajar bagi masyarakat untuk melakukan mitigasi bencana. Pemetaan dilakukan dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografi (SIG) dengan metode pembobotan. Pendekatan penelitian juga melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses penggalian data melalui wawancara, plotting, validasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kelas kerawanan longsor di Desa Kebonagung, yakni rendah, sedang, dan tinggi. Daerah rendah kebanyakan berada di bagian utara Desa Kebonagung, sedangkan daerah sedang kebanyakan berada di selatan. Adapun kawasan dengan potensi longsor yang tinggi hanya di titik dekat dengan Desa Kweden. Kata Kunci: Pemetaan, Longsor, Partisipasi masyarakat 
Pemetaan Kawasan Rawan Longsor Menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG) Berbasis Komunitas di Desa Kebonagung Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk Rahmawati, Lenny Pratiwi
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v12i1.28561

Abstract

Desa Kebonagung termasuk dalam kawasan dataran tinggi dengan ancaman bencana tanah longsor. Kejadian tanah longsor menimbulkan berbagai kerugian mulai dari kerugian material, kerusakan lingkungan, terhambatnya aktivitas warga, dan bahkan korban jiwa. Untuk mengurangi kerugian tersebut, dilakukan pemetaan terhadap kawasan rawan longsor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kawasan di Desa Kebonagung yang rawan terjadi longsor. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi informasi, serta bahan belajar bagi masyarakat untuk melakukan mitigasi bencana. Pemetaan dilakukan dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografi (SIG) dengan metode pembobotan. Pendekatan penelitian juga melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses penggalian data melalui wawancara, plotting, validasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kelas kerawanan longsor di Desa Kebonagung, yakni rendah, sedang, dan tinggi. Daerah rendah kebanyakan berada di bagian utara Desa Kebonagung, sedangkan daerah sedang kebanyakan berada di selatan. Adapun kawasan dengan potensi longsor yang tinggi hanya di titik dekat dengan Desa Kweden. Kata Kunci: Pemetaan, Longsor, Partisipasi masyarakat