Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERGERAKAN HORIZONTAL DAN VERTIKAL SERTA ANALISIS KESTABILAN BANGUNAN PENGAMAN PANTAI STUDI KASUS : DI MOROSARI KABUPATEN DEMAK JAWA TENGAH dan DESSY APRIYANTI, RUDIE RACHMAT ATMAWIDJAJA
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 20, No 2 (2019): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v20i2.2075

Abstract

Pantai Morosari telah mengalami erosi yang merusak kawasan pantai dan bangunan pemecah gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mengenai deformasi dan stabilitas bangunan pemecah gelombang. Analisis deformasi meliputi analisis kesebangunan dan analisis pergerakan. Analisis stabilitas yang dilakukan meliputi, stabilitas lapis lindung, daya dukung, dan penurunan tanah setelah mengalami perubahan bentuk terhadap bangunan tersebut. Berdasarkan hasil analisis deformasi, rata-rata besar pergerakan horizontal sebesar 3,331 cm/6 bulan dan rata-rata pergerakan vertikal sebesar 2,988 cm/6 bulan untuk bangunan pemecah gelombang 2011. Rata-rata besar pergerakan horizontal sebesar 4,165 cm/6 bulan dan rata-rata pergerakan vertikal sebesar 2,491 cm/6 bulan untuk bangunan pemecah gelombang 2013. Arah pergerakan horizontal cenderung ke arah barat laut dan arah pergerakan vertikal mengalami penurunan. Nilai konsolidasi tanah dari hasil pengukuran tahun 2016 pada bangunan pemecah gelombang tahun 2011 sebesar 2,117 cm/6 bulan  cm, tahun 2013 sebesar 2,520 cm/6 bulan. Besarnya nilai daya dukung tanah (SF) bangunan pemecah gelombang tahun 2011 sebesar 13,361, tahun 2013 sebesar 12,937. Hal ini yang menyebabkan bangunan pemecah gelombang 2011 lebih stabil dibandingkan bangunan pemecah gelombang 2013. Hasil perhitungan armouring  untuk bangunan pemecah gelombang tahun 2011, yaitu 365 kg, tahun 2013, yaitu 337 kg, sedangkan untuk berat batu lapis lindung di lapangan sebesar 300 kg. Hal tersebut menunjukkan bahwa armouring di lapangan pada bangunan pemecah gelombang tahun 2011 dan tahun 2013 tidak stabil. Kata kunci : bangunan pemecah gelombang, analisis deformasi, analisis daya dukung tanah, analisis penurunan tanah, Kabupaten Demak.