Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERMAINAN KARTU KATA PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN KELAS 2 SDLB Imas Rokayah
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.988 KB) | DOI: 10.56855/intel.v2i1.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan dengan menggunakan metode permainan kartu kata pada siswa Tunagrahita Ringan kelas 2 di SLB ABCD Mahmud Mahmudah Pasirwangi Garut. Tahun Pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Model penelitian yang digunakan adalah Kemmis dan Mc. Taggart dengan menggunakan dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini siswa Tunagrahita Ringan di kelas 2 SDLB di SLB ABCD Mahmud Mahmudah Pasirwangi Garut. Objek penelitian ini adalah peningkatan kemampuan membaca menggunakan metode mengeja suku kata dan permainan kartu kata. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan membaca. Peningkatan keterampilan membaca dapat dilihat dari hasil evaluasi tiap siklus. Hasil evaluasi tiap siklus kemudian dibandingkan dengan hasil keterampilan membaca pra tindakan. Peningkatan kemampuan membaca permulaan kata tersebut dapat dilihat berdasarkan persentase yang meningkat dari pra tindakan anak yang berada pada kriteria baik pada siswa Tunagrahita Ringan kelas 2 SDLB di SLB-ABCD Mahmud Mahmudah Pasirwangi Garut setelah dilakukannya penelitian tindakan kelas. Proses pelaksanaan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaa kata pada anak adalah guru melaksanakan mengeja suku kata melalui permainan kartu kata sesuai dengan langkah-langkah permainan yang telah disusun yaitu anak bersama guru membaca buku bacalah cepat membaca jilid 1, dan anak berlomba mencari sejumlah kartu kata sesuai dengan permintaan guru, kemudian anak membaca lembaran suku kata dan kartu kata. Selesai membaca lembaran suku kata dan kartu kata, anak mendapat pujian serta penghargaan berupa permen atau stiker emotion smile. Penelitian ini juga berdampak pada motivasi siswa yang semakin meningkat untuk belajar membaca permulaan kata. Metode mengeja suku kata melalui permainan kartu kata yang digunakan mampu menggairahkan siswa untuk berpartisipasi dalam pembelajaran membaca suku kata, kata dan kalimat sederhana.
Penggunaan Metode Contextual Teaching and Learning Pelajaran IPA untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bagian Tumbuhan Imas Rokayah
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v2i1.144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Mengenal Bagian Tumbuhan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindalkan kelas (PTK). Tempat penelitian tepatnya di SLB-ABCD Mahmud Mahmudah Pasirwangi Garut di SLB-ABCD Mahmud Mahmudah Pasirwangi Garut. Subyek penelitiannya adalah peserta didikĀ  kelas IV SDLB di SLB-ABCD Mahmud Mahmudah Pasirwangi Garut, terdiri dari dua orang perempuan, dan dua orang laki-laki. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan instrumen berbentuk tes, sedangkan teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, diperoleh bahwa dengan menggunakan strategi Contextual Teaching and Learning, dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengenal bagian tumbuhan. Hal ini dapat kita lihat dari hasil perolehan nilai secara bertahap yaitu dari nilai awal peserta didik, kemudian nilai dari siklus I, hingga siklus ke III, mencapai nilai diatas Kriteria Ketuntasan Minimal yaitu, 6,80. Artinya mereka sudah mencapai nilai yang maksimal. Nilai tertinggi di antara ke empat peserta didik tersebut adalah 7,50. Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning, IPA, Kemampuan Mengenal Bagian Tumbuhan.