Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Keaktifan Belajar Melalui Model Discovery Learning di Sekolah Dasar Sunter Jaya 03 Jakarta Utara Muhamad Romadhon
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v3i2.1018

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan model discovery learning dengan metode penelitian tindakan kelas sebanyak dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan dalam dua pertemuan dengan empat tahap kegiatan yaitu, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN Sunter Jaya 03 dengan jumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian pra siklus menunjukkan bahwa hasil rata-rata keaktifan siswa sebesar 41,53%, sedangkan pada siklus I memperoleh persentase 60,91% dan meningkat sebesar 82,89% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model discovery learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada tema perkembangan teknologi.
Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Membaca Puisi dengan Menggunakan Media Audio Visual pada Siswa Kelas IV SDN Sunter Jaya 03 Tahun Pelajaran 2023/2024 Muhamad Romadhon
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v3i2.1010

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran tentang hasil belajar Bahasa Indonesia pada mata pelajaran membaca puisi dengan menggunakan media audio visual pada siswa kelas IV SDN Sunter Jaya 03 tahun pelajaran 2023/2024 di Jakarta Utara. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar observasi siswa, Lembar aktivitas siswa serta penilaian harian siswa. Sedangkan untuk tes hasil belajar dilakukan tiga kali yaitu tes awal, tes siklus I, dan tes siklus II. Dalam menilai hasil belajar siswa berpedoman pada kriteria penilaian skala pengkategorian yang terdapat dalam kurikulum merdeka. Untuk mempermudah penulis menetapkan empat kriteria dalam keberhasilan belajar siswa yaitu: kategori perlu bimbingan dengan skor 0 - 69, kategori cukup dengan skor 70 -79, kategori baik dengan skor 80 – 89, dan kategori sangat baik dengan skor 90 - 100. Untuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) perindividu ditetapkan 75, sedangkan untuk ketuntasan belajar secara klasikal dikatakan tercapai jika 75 % dari seluruh siswa berhasil.H asil penelitian ini menunjukkan: Aktivitas siswa pada siklus I masih cukup, sedangkan pada siklus II sudah ada peningkatan yaitu sudah baik. Peningkatan hasil belajar membaca puisi dengan menggunakan media audio visual, siswa yang tuntas pada siklus I sebanyak 18 siswa dengan persentase 58,06%, sedangkan siswa yang belum tuntas sebanyak 13 siswa dengan persentase 41,94%. Pada siklus II terjadi peningkatan yang cukup signifikan yaitu siswa yang tuntas menjadi 31 siswa dengan persentase 100%
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Kritis Siswa Menggunakan Metode Discovery Learning di SDN Sunter Jaya 03 Jakarta Utara Muhamad Romadhon
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v3i3.1132

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif and kritis siswa dalam pembelajaran IPAS dengan mengunakan metode Discovery Learning di kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif and kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 30 orang yang terdiri dari 13 pria dan 17 wanita. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan prosedur penelitian yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, and refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dalam hal a) RPP Siklus I adalah 76,79% dan Siklus II 96%, b) Implementasi pada aspek guru pada siklus pertama adalah 80% dan siklus kedua adalah 95% sedangkan implementasi pada aspek siswa pada siklus I adalah 75% dan siklus II 95%, c) Keterampilan berpikir kreatif and kritis siswa pada siklus I adalah 75,89% dan siklus kedua adalah 75,89%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan menggunakan metode Discovery Learning, keterampilan berpikir kratif dan kritis siswa kelas V SDN Sunter Jaya 03 Jakarta Utara meningkat.