Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN METODE PEGASDIPRES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS VIII-A SMPN 2 GUNUNG BINTANG AWAI SRIWATIE, VIVIT
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v3i3.2699

Abstract

This research aims to improve the learning outcomes of class VIII-A students at SMPN 2 Gunung Bintang Awai in social studies learning. This PTK consists of 2 cycles, with each cycle containing planning, action, observation and reflection stages. The action objects studied include learning outcomes and the completeness of student learning outcomes in each cycle. The research subjects were 20 students in class VIII-A of SMPN 2 Gunung Bintang Awai, consisting of 12 boys and 8. In this research, the data collected were student learning outcomes, both the grades obtained by students and the percentage of classical completion. Learning outcome data is obtained by conducting a learning outcomes test, with written test questions in the form of descriptions. The results of this research show a significant increase in student learning outcomes. The increase in student learning outcomes is proven by an increase in student learning outcomes in each cycle. Meanwhile, the number of students who were able to get a score of more than or equal to 69 or who could reach the KKM also increased, namely 13 (65%) students in the pre-cycle, increasing to 16 (75%) students in the first cycle and increasing again to 18 (90%) in cycle II. So the results of this research show that after the last cycle the students' learning outcomes had achieved classical learning completeness. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII-A SMPN 2 Gunung Bintang Awai dalam pembelajarn IPS. PTK ini terdiri dari 2 siklus, dengan tiap-tiap siklus memuat tahap perencanaan,tindakan, observasi,dan refleksi. Objek tidakan yang diteliti meliputi hasil belajar dan ketuntasan hasil belajar siswa pada tiap-tiap siklus. Subjek Penelitian adalah siswa kelas VIII-A SMPN 2 Gunung Bintang Awai yang berjumlah 20 Orang, terdiri dari 12 Laki-laki dan 8. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan adalah hasil belajar siswa baik nilai yang diperoleh siswa maupun presentase ketuntasan secara klasikal. Data hasil belajar diperoleh dengan melakukan tes hasil belajar, dengan soal tes tertulis berbentuk uraian. Hasil Penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan yang signifikan pada nilai hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa dibuktikan dengan terjadinya peningkatan nilai hasil belajar siswa pada tiap-tiap siklus. Sedangkan peningkatan jumlah siswa yang dapat memperoleh nilai lebih dari atau sama dengan 69 atau dapat mencapai KKM juga mengalami peningkatan, yaitu sebanyak 13 (65%) siswa pada pra siklus, peningkatan menjadi 16 ( 75%) siswa pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 18 (90%) pada siklus II. Jadi hasil penelitian ini menunjukan bahwa setelah siklus terakhir hasil belajar siswa telah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM PADA SISWA KELAS IX-A SMPN 2 GUNUNG BINTANG AWAI SRIWATIE, VIVIT
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i4.2696

Abstract

The implementation of this Classroom Action Research aims to improve the learning outcomes of class IX-A students at SMPN 2 Gunung Bintang Awai in social studies learning. This PTK consists of 2 cycles, with each cycle containing planning, action, observation and reflection stages. The action objects studied include learning outcomes and the completeness of student learning outcomes in each cycle. The research subjects were 19 students in class IX-A of SMPN 2 Gunung Bintang Awai, consisting of 11 men and 8 women. In this study, the data collected were student learning outcomes, both the grades obtained by students and the percentage of classical completion. Learning outcome data is obtained by conducting a learning outcomes test, with written test questions in the form of descriptions. The results of this research show a significant increase in student activity and student learning outcomes. The increase in student activity is shown by an increase in the number of active students and the learning process in each cycle. Meanwhile, the increase in student learning achievement was proven by an increase in the average class score, namely cycle I 72.21, cycle II 77.72 and cycle II 82.46. And the number of students who reached the KKM and completed their studies was 76.79% in cycle I, increased to 83.93% in cycle II and increased again to 92.86% in cycle III. Thus, student learning outcomes have been achieved classically. ABSTRAKPelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX-A SMPN 2 Gunung Bintang Awai dalam pembelajarn IPS. PTK ini terdiri dari 2 siklus, dengan tiap-tiap siklus memuat tahap perencanaan,tindakan, observasi,dan refleksi. Objek tidakan yang diteliti meliputi hasil belajar dan ketuntasan hasil belajar siswa pada tiap-tiap siklus. Subjek Penelitian adalah siswa kelas IX-A SMPN 2 Gunung Bintang Awai yang berjumlah 19 Orang, terdiri dari 11 Laki-laki dan 8 Perempuan. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan adalah hasil belajar siswa baik nilai yang diperoleh siswa maupun presentase ketuntasan secara klasikal. Data hasil belajar diperoleh dengan melakukan tes hasil belajar, dengan soal tes tertulis berbentuk uraian. Hasil Penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan yang signifikan pada keaktifan siswa maupun nilai hasil belajar siswa. Peningkatan keaktifan siswa ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan jumlah siswa yang aktif dan proses pembelajaran pada tiap-tiap siklus. Sedangkan peningkatan prestasi belajar siswa dibuktikan dengan terjadinya peningkatan nilai rata-ratakelas yaitu siklus I 72,21, siklus II 77,72 dan siklus II 82,46. Dan jumlah siswa yang mencapai KKM dan tuntas belajar adalah 76,79% pada siklus I, meningkat menjadi 83,93% pada siklus II dan meningkat lagi menjadi 92,86% pada siklus III. Dengan demikian hasil belajar siswa telah mencapai secara kalsikal.