Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan hasil peningkatan keterampilan berbicara peserta didik kelas lima SD Negeri Gunungan kosong satu, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan dengan menggunakan media video interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama dua siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II, dengan masing-masing dua pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam PTK ini meliputi pengamatan, wawancara, dan tes. Pengamatan dilakukan untuk mengamati aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran, sedangkan wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi dari siswa dan guru mengenai pengalaman belajar dan pembelajaran. Hasil penelitian yang diperoleh dari data tes menunjukkan bahwa pada tahap prasiklus terdapat empat puluh satu persen peserta didik yang tuntas mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal. Pada Siklus I, persentase peserta didik yang tuntas mencapai KKM meningkat menjadi lima puluh sembilan persen, sehingga penelitian dilanjutkan ke Siklus II. Pada Siklus II, terdapat peningkatan yang signifikan dengan delapan puluh delapan persen peserta didik yang tuntas mencapai KKM, sehingga penelitian dihentikan. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan dari tahap prasiklus hingga Siklus II, dan keberhasilan penelitian sesuai dengan indikator keberhasilan tercapai pada Siklus II, yaitu delapan puluh delapan persen peserta didik yang tuntas mencapai KKM. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video interaktif untuk meningkatkan ketrampilan berbicara bahasa Indonesia dengan model discovery learning.