Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENGAMBILAN FOTO DAN EDITING VIDEO PARA GURU SDN 09 BUAY PEMACA OGAN KOMERING ULU SELATAN Fakhri Lambardo; Cahyo Pambudi Darmo; Iqbal Ramdhani; Roliawahasusmiah Roliawahasusmiah
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 12: Desember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan peningkatan kemampuan para guru di SDN 09 Buay Pemaca untuk pengambilan foto dan editing video. Pengabdian ini dilakukan di SDN 09 Buay Pemaca dengan Metode yang digunakan dalam PKM ini dalam bentuk seminar atau ceramah, pelatihan. Untuk tempat pengabdian masyarakat ini berada pada lingkungan sekolah yang nantinya akan berlangsung selama 3 jam dan mengenai waktu pelaksanaan pengabdian masyarakat ini pada hari Selasa tanggal 14 Desember 2023. Metode seminar diberikan untuk mengenalkan materi pengambilan foto kepada para guru SDN 09 Buay Pemaca. Sebelum materi diberikan maka diberikan quisioner pre test dan sesudah materi diberikan maka untuk mengevaluasi kemampuan guru diberikan quisioner post test. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah menumbuhkan kreativitas dalam editing video dan pengambilan Foto dalam kegiatan atau aktivitas sehari-hari.
From Ego to Essence: The Intersection of Sufi Mysticism and Psychotherapy in Islamic Thought Iqbal Ramdhani; Yuniar Yuniar; Naila Putri Imani
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/037dq182

Abstract

Artikel ini mengkaji secara mendalam persinggungan antara mistisisme Sufi dan psikoterapi dalam kerangka pemikiran intelektual dan spiritual Islam. Kajian ini berupaya menelusuri bagaimana konsepsi Sufi tentang jiwa manusia, dengan berbagai tahap penyucian dan transformasinya, memiliki kesetaraan dan saling melengkapi dengan proses psikoterapi yang berorientasi pada penyembuhan, pengetahuan diri, dan integrasi kepribadian. Inti dari spiritualitas Sufi adalah perjalanan dari ego (nafs) menuju esensi (ruh), di mana individu berupaya melampaui nafsu dan keterikatan duniawi untuk mencapai kesatuan ilahi serta kedamaian batin. Demikian pula, psikoterapi dalam bentuk modern dan integratifnya bertujuan membebaskan individu dari fragmentasi psikologis dan konflik bawah sadar, serta menuntunnya menuju keotentikan dan keseimbangan emosional. Secara metodologis, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan hermeneutik dengan melakukan analisis tekstual dan konseptual terhadap karya-karya klasik tokoh-tokoh Sufi seperti al-Ghazali, Rumi, dan Ibn ‘Arabi, serta membandingkannya dengan kerangka psikologi kontemporer, termasuk psikologi humanistik dan transpersonal. Melalui kajian komparatif ini, penelitian menemukan sejumlah konsep yang beririsan, seperti kesadaran diri (muraqabah), perhatian penuh atau mindfulness (dhikr), katarsis atau penyucian jiwa (tazkiyah al-nafs), serta peran terapeutik cinta dan kepasrahan (mahabba dan fana’). Titik temu tersebut menunjukkan bahwa baik tasawuf maupun psikoterapi sama-sama menekankan pentingnya transendensi diri sebagai jalan menuju penyembuhan dan keutuhan batin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mistisisme Sufi tidak hanya memberikan dasar metafisik, tetapi juga menawarkan psikologi praktis tentang diri yang dapat memperkaya wacana terapi modern. Dengan mengintegrasikan praktik kontemplatif dan transformasi etis dengan wawasan psikologis, muncul suatu model penyembuhan holistik yang memandang manusia sebagai entitas spiritual sekaligus psikologis. Pada akhirnya, sintesis ini berkontribusi pada pengembangan paradigma psikoterapi Islam yang memadukan dimensi sakral dan ilmiah, serta menawarkan perspektif baru tentang kesehatan mental dan pertumbuhan spiritual di dunia Muslim modern.