Sistem Pendidikan di Indonesia telah mengalami pergantian kurikulum sebanyak sebelas kali sejak tahun 1847. Manfaat dari adanya sistem pendidikan tersebut memberikan arah dan rambu rambu yang menyangkut seluruh aspek individu untuk menjalankan pendidikan. Saat ini kualitas literasi dan numerasi, kesehatan mental dan sosial emosional peserta didik merupakan pondasi atau prasyarat yang diperlukan peserta didik untuk membangun kompetensi transformatif peserta didik dengan siklus belajar antisipasi-aksi-refleksi menuju pembelajar sepanjang hayat. Upaya menjalankan kurikulum merdeka pada saat ini, merupakan salah satu usaha untuk dapat mengimplemetasi dalam pelaksanaan kurikulum, dan guru menjadi sangat penting dalam memerankan dan melaksanakan kurikulum merdeka belajar ini secara maksimal dan dapat berjalan dengan baik. Guru seyogyanya melaksanakan pembelajaran secara maksimal dengan kurikulum yang sedang diberlakukan di satuan pendidikannya. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini merupakan pelatihan tentang implementasi kurikulum merdeka belajar pada satuan PAUD/TK yang disampaikan untuk Kepala Sekolah, Guru-Guru, serta Organisasi Mitra PAUD yang berada di Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa. Pelatihan ini di sampaikan secara sistematis dan sederhana sehingga mampu dipahami dengan mudah serta dapat memberikan dampak yang signifikan dalam mewujudkan pendidikan yang berpusat pada peserta didik. PKM yang dilaksanakan ini sangat tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya secara langsung dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar.