Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Website Desa dalam Upaya Optimalisasi Pemasaran Produk UMKM di Desa Karanglo Kabupaten Jombang Amalia, Nadia; Vieraca Recaron Aldolyn; Mohammad Fadhli; Afrixson Leonardo Alexzander; Ramadhani Mahendra Kusuma
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 2 No. 3 (2024): Juli
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v2i3.894

Abstract

Kegiatan penyuluhan digitalisasi Usaha Kecil Menengah Mikro (UMKM) berbasis website merupakan upaya pengomtimalisasian pemasaran produk-produk UMKM yang ada di Desa Karanglo Kabupaten Jomabang. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa KKNT SDG’S UPNVJT dengan pihak UMKM dan perangkat desa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempromosikan daya yang ada di desa Karanglo dan membuat website desa berupa literasi digital, pengelolaan website desa, pemahaman strategi pemasaran online (e-commerce) dan mengkomunikasikan UMKM untuk memberikan fungsionalitas produk. Hasil dari kegiatan ini adalah menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan keterampilan pemasaran digital dan online bagi UMKM, dan membantu UMKM di desa Karanglo di Kabupaten Jomban untuk mempromosikan produknya menggunakan website desa dan strategi pemasaran digital.
Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) Lubang Resapan Biopori sebagai Upaya Pencegahan Banjir di Desa Karanglo, Kabupaten Jombang Zeti Salsabila Putri Itsnaini; Ghefira Pramesthi Cesaridha; Ananda Nurhaliza Suyatno; Nely Nailufar; Melinda krisnia Sri Wahyuni; Ramadhani Mahendra Kusuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i6.2082

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di Desa Karanglo yang belum teratasi dengan baik dapat menyebabkan kelangkaan sumber daya air, memperburuk situasi saat hujan turun, dan menyebabkan banjir. Salah satu langkah pencegahan banjir serta pengelolaan sampah organik adalah dengan membuat lubang resapan biopori. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pedoman komprehensif tentang pembuatan teknologi tepat guna berupa lubang resapan biopori di Desa Karanglo untuk mengurangi genangan air yang menyebabkan banjir saat musim hujan. Untuk mengatasi minimnya pemahaman masyarakat terkait pemanfaatan lubang resapan biopori maka diterapkan metode pemberian informasi pemanfaatan lubang resapan biopori. Kegiatan ini diikuti oleh 20 anggota ibu-ibu PKK. Lubang resapan biopori telah dibuat dan ditempatkan di lokasi strategis yang rentan terhadap genangan air. Keuntungan dari penggunaan teknologi lubang resapan biopori adalah dapat mengatasi permasalahan yang timbul akibat genangan air dan menguraikan sampah organik menjadi kompos.
PENDAYAGUNAAN DIGITAL BRANDING DENGAN GOOGLE MAPS PADA USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI DESA JAPANAN Mayla Fayyza Adzani; Nabilah Daffa Puspalohita; Vanny Rahma Yulianti; Fahri Cahya Ramadhan; Fabian Crisandy Edlin Djaelani; Ramadhani Mahendra Kusuma
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 04 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM merupakan salah satu jenis usaha mikro yang berperan dengan cukup penting dalam pengembangan perekonomian di suatu daerah. Pemasaran digital adalah promosi online yang melibatkan pemasaran terpadu dan interaktif, memungkinkan produsen, perantara pasar, dan calon konsumen untuk saling berinteraksi. Penerapan aplikasi Google Maps sebagai salah satu media digital pada UMKM di Desa Japanan, Kecamatan Jombang akan memberikan keuntungan tersendiri dalam operasional bisnis. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan penggunaan aplikasi Google Maps sebagai solusi media digital branding guna meningkatkan interaksi dengan para konsumennya. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah observasi, sosialisasi, dan pendampingan. Fokus kegiatan adalah memfasilitasi pelaku UMKM untuk mengadopsi teknologi digital dalam strategi pemasaran mereka. Dengan pemahaman dan pemanfaatan teknologi digital, UMKM diharapkan dapat lebih mudah dijangkau oleh konsumen, meningkatkan penjualan, dan bersaing lebih efektif di pasar yang lebih luas.
Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga melalui Biokonversi Berkelanjutan dengan Memanfaatkan Larva Black Soldier Fly (Diptera: Stratiomyidae) di Ngadilegi Utara Agustya Salma Choerunnisa; Ardhia Pramesti Cahyani; Ramadhani Mahendra Kusuma
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v2i1.322

Abstract

This program encapsulates comprehensive efforts undertaken by Bina Desa in North Ngadilegi, focusing on community-oriented initiatives such as Focus Group Discussions (FGD), the fabrication of waste sorting buckets, and counseling sessions addressing waste sorting and maggot cultivation. The counseling sessions, attended by a diverse group of 33 residents, including village officials, housewives, farmer groups, and youth organizations, aimed to instill knowledge and enthusiasm for sustainable waste management practices. The community's active participation underscores the potential impact of maggot cultivation in mitigating household organic waste while concurrently enhancing economic prospects. Maggot cultivation, particularly utilizing Black Soldier Fly (BSF) larvae, emerged as a promising solution for this problem. The study underscores the ease of BSF breeding and its affinity for organic waste, presenting a valuable opportunity for community-based waste management. The residents' demonstrated enthusiasm signifies a positive reception to the initiatives, fostering optimism for long-term adoption. The collective activities orchestrated by Bina Desa lay a foundation for holistic community development, emphasizing environmentally friendly practices and economic sustainability. As the program seeks to expand waste sorting and maggot cultivation infrastructure, it envisions a future where each household contributes to sustainable waste management, concurrently realizing economic benefits. This study contributes to the discourse on community-based waste management strategies and highlights the potential of maggot cultivation as a transformative solution for both waste reduction and local economic development.