Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Buku Saku Digital Marketing Sebagai Media Edukasi Untuk Pemilik Homestay Desa Cisaat, Subang, Jawa Barat Elvira Damayanti; Muhammad Faesal; Mulyati, Mulyati
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/jstp.v9i1.347

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku saku digital marketing homestay sebagai media edukasi kepada pemilik homestay di Desa Wisata Cisaat.Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation), akan tetapi dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap Development.Implikasi: Adapun hasil penilaian buku saku Digital marketing Homestay yang diperoleh dari hasil validasi oleh ahli materi sebesar 4,8 dan oleh ahli media sebesar 4,27 dengan kesimpulan sangat layak untuk diuji cobakan. Sedangkan pada hasil pada uji coba perorangan diperoleh rata-rata skor 4,4 yang termasuk dalam kategori sangat layak dan pada hasil uji coba kelompok kecil memperoleh hasil sebesar 4,1 yang termasuk dalam kategori layak. Hal ini menunjukkan bahwa buku saku Digital marketing Homestay ini layak digunakan oleh pemilik homestay sebagai media edukasi digital marketing untuk sarana pemasaran homestay. Dengan adanya pengembangan buku saku Digital Marketing Homestay dapat menjadi pedoman pemilik homestay dalam memasarkan homestay secara digital marketing dengan memanfaatkan media sosial agar dapat lebih dikenal oleh calon wisatawan.
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP POLA KOMUNIKASI DALAM KELUARGA hayati, Nur; Elmanora; Muhammad Faesal
KELUARGA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/keluarga.v10i1.14054

Abstract

This study aims to determine the effect of gadget use on communication patterns in the family. The population of this study was high school students in East Jakarta with a sample of 100 people. The data used by researchers is data obtained through closed questionnaires/surveys for both variables using purposive sampling. In the gadget use variable, there are 28 statements covering aspects of cell phones/cellular phones, television, video games, and internet/computers, while the family communication pattern variable has 19 statements covering aspects of conversation orientation and conformity orientation. Data analysis techniques use descriptive statistics and inferential statistics. The results showed that 55% of high school students using gadgets were in the moderate category. Meanwhile, 52% of high school students have moderate communication patterns. The results showed that gadget use has a significant effect on communication patterns in the family (= -0.355). The higher the use of gadgets can reduce communication patterns in the family. Thus, students need to control the use of gadgets
Pengambilan Keputusan Pembelian Kopi Keliling Pada Mahasiswa Ditinjau Dari Aspek Budaya, Sosial, Pribadi, Dan Psikologis Nunik Kurniasih; Elmanora; Muhammad Faesal
Jurnal Pendidikan dan Perhotelan (JPP) Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN DAN PERHOTELAN
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPPV5i2.07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keputusan pembelian kopi keliling pada mahasiswa UNJ ditinjau dari aspek budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa UNJ yang berjumlah 29.017 orang, dengan sampel yang digunakan sebanyak 388 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi perhitungan nilai mean (Me), median (Md), modus (Mo), dan standar deviasi, serta menggunakan kategori. Jika ditinjau berdasarkan pada dimensi Budaya, di kategori sedang. Hal ini menujukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kebiasaan membeli kopi keliling sebagai bagian dari rutinitas soosial mereka, seperti nongkrong bersama teman, tetapi belum menjadikannya kebutuhan harian yang konsisten. Pada dimensi Sosial, di kategori sedang. Hasil ini menegaskan bahwa pengaruh kelompok teman, keluarga dan peran sosial sebagai mahasiswa cukup berkaitan dengan keputusan pembelian tetapi belum menjadi aspek yang mendorong pembelian secara rutin. Pada dimensi Pribadi pada kategori sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa kopi keliling dipilih mahasiswa karena menyesuaikan dengan kondisi ekonomi mereka (uang saku), gaya hidup yang sederhana yang mendukung aktivitas kampus, meskipun demikian kondisi keuangan menjadi pembatas intensitas pembelian. Pada dimensi Psikologis, pada kategori sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa membeli kopi keliling sebagian besar didorong oleh kebutuhan praktis, seperti ingin tetap fokus belajar, bukan semata-mata karena loyalitas merek atau tren. Sehingga secara keseluruhan, hal ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian kopi keliling di kalangan mahasiswa UNJ berkaitan dengan berbagai aspek budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Temuan ini menunjukkan bahwa inovasi dan adaptasi terhadap preferensi konsumen yang terus berkembang penting untuk mempertahankan daya tarik kopi keliling sebagai bagian dari gaya hidup mahasiswa. Kata Kunci : Keputusan Pembelian, Mahasiswa UNJ, Kopi Keliling