Penelitian dalam pengenalan Asmaul Husna melalui video pembelajaran untuk anak usia dini, merupakan permasalahan dan solusi untuk Kober Arafah, karena media yang kurang menarik dan monoton sehingga anak menjadi bosan.Tujuan penelitian ini meningkatkan motivasi yang menyenangkan dengan menggunakan video pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan pada anak keompok B berjumlah 10 anak. Prosedur yang digunakan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan (observasi) dan refleksi.Tehnik pengumpulan data yang dilakukan adalah obsevasi. Analisa data dengan menggunakan statistika deskriptif dalam bentuk persentase. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil observasi tahapan pra siklus bahwa melafalkan kalimat Asmaul Husna dengan benar pada kriteria Mulai Berkembang (MB) sebanyak 30%, dan kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 70%, mengikuti gerakan dalam mengenal Asmaul Husna pada kriteria mulai berkembang 50%, dan berkembang sesuai harapan 50%, sedangkan memahami arti dari Asmaul Husna pada kriteria mulai berkembang 30%, dan berkembang sesuai harapan 70%. Pada siklus I menunjukkan kemajuan pada melafalkan kalimat Asmaul Husna pada kriteria BSH 20%, berkembang sangat baik (BSB) 80%, mengikuti gerakan mengenal Asmaul Husna pada kriteria BSH 20% dan BSB 80%, memahami arti pada kriteria BSH 30%, dan BSB 70%. Dari hasil penelitian ini mempermudah anak usia dini dalam pengenalan Asmaul Husna melalui video pemmbelajaran. Research on introducing Asmaul Husna through learning videos for early childhood is a problem and solution for Kober Arafah because the media is less interesting and monotonous, so children become bored. This research aims to increase fun motivation by using learning videos. The type of research used is classroom action research (PTK). This research was conducted on 10 group B children. The procedures used are planning, implementation, observation, and reflection. The data collection technique used is observation. Data analysis uses descriptive statistics in the form of percentages. Based on data analysis, it was obtained from observations of the pre-cycle stages that pronouncing Asmaul Husna sentences correctly on the Starting to Develop (MB) criteria was 30%, and the Developing According to Expectations (BSH) criteria was 70%. Following the movement in recognizing Asmaul Husna on the Starting to Develop criteria was 50% and developed according to 50% expectations, while understanding the meaning of Asmaul Husna in the starting criteria developed 30% and developed according to 70% expectations. In the first cycle, progress was shown in reciting Asmaul Husna sentences at the BSH 20% criteria, very well developed (BSB) 80%, following the movement to get to know Asmaul Husna at the BSH 20% and BSB 80% criteria, understanding the meaning at the BSH 30% criteria, and BSB 70%. The results of this research make it easier for young children to introduce Asmaul Husna through learning videos.