Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Karakter Peduli Sosial Di Sekolah Handri, Willy; Nuraeni, Siti Amelia
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter adalah cara kolektif kita berpikir, memahami, peduli, bertindak jujur, bertanggung jawab, dan menghormati orang lain. Sedangkan kepribadian perhatian sosial adalah tindakan dan perbuatan yang menunjukkan kepedulian terhadap sesama mansusia, baik dengan memberikan bantuan moril maupun materil. Oleh karena itu, Artikel kepedulian sosial ini memiliki tujuan untuk menganalisis lebih mendalam mengenai hakikat karakter peduli sosial, dari segi konsep, makna, implementasi dan karakteristiknya. Artikel ini menggunakan metode penelitian kepustakaan atau literatur review yaitu makalah yang disusun berdasarkan tinjauan pustaka jurnal nasional dan internasional. Kepedulian sosial merupakan suatu sikap yang berkaitan dengan sikap kemanusiaan secara umum dan empati terhadap masyarakat awam. Hasil penelitian ini adalah karakteristik kepedulian sosial berbeda-beda pada setiap orang. Hakikat kesejahteraan sosial perlu dilaksanakan sejak dini, terutama pada kalangan anak, baik di lingkungan rumah, sekolah, maupun masyarakat. Oleh karena itu, penerapan kepribadian peduli sosial pada anak memerlukan hubungan dan interaksi yang seimbang antara pihak pendidik, orang tua siswa dan siswa itu sendiri.
Peran Ragam Bahasa Remaja dalam Pembetukan Pola Komunikasi di Sekolah Nuraeni, Siti Amelia; Rubi Alfarizi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3372

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran ragam bahasa remaja dalam pembentukan pola komunikasi di sekolah. Bahasa merupakan instrumen sentral dalam kehidupan sosial, berfungsi sebagai sarana komunikasi, pembentuk relasi, identitas, dan pola interaksi. Fenomena ragam bahasa remaja di lingkungan sekolah, yang mencakup bahasa gaul, singkatan, akronim, dan istilah populer dari media sosial, dikaji bukan sebagai penyimpangan bahasa baku, melainkan sebagai variasi bahasa yang dipengaruhi faktor sosial, usia, dan teknologi digital. Ragam bahasa ini memiliki fungsi sosial untuk membangun solidaritas kelompok, memperkuat identitas sebaya, dan menciptakan kedekatan. Studi literatur kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ragam bahasa remaja digunakan dalam interaksi sehari- hari dan bagaimana penggunaannya memengaruhi pola komunikasi antarsiswa serta siswa dengan guru. Hasilnya menunjukkan bahwa ragam bahasa remaja berperan penting dalam membentuk pola komunikasi yang akrab dan egaliter di antara siswa, namun sekaligus berpotensi menciptakan kesenjangan komunikasi dengan guru akibat perbedaan register formal dan informal. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pedagogis yang mampu membimbing siswa dalam menyesuaikan penggunaan bahasa sesuai konteks formal dan informal sebagai bagian dari kompetensi komunikatif