Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Variation in Iron Coating Rubber for Upper Punch Moulds: Analisa Variasi Karet Pelapis Besi untuk Mould Upper Punch Wahyu, Rizky; Iswantoi, Iswantoi
Procedia of Engineering and Life Science Vol. 5 (2024): Proceedings of the 7th Seminar Nasional Sains 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pels.v7i0.1567

Abstract

This study investigates the evolution of ceramic mold design and manufacturing processes, focusing on the role of punches in shaping ceramics through injection molding techniques. Key findings reveal diverse punch types—isostatic, pressure rubber, and exhaust punches—tailored to meet varying market demands. By employing ASTM 1045 high-performance 45 steel, we explore the impact of these punches on product quality and efficiency. Qualitative research methods, comprising literature review, observations, and interviews, were utilized to analyze the production process, formulation of ceramic bodies, and variations within ceramic molding tools and procedures. Our work contributes valuable insights into the advancements of injection molding technology, particularly in the context of rapid growth in polymeric materials' usage and their potential for mass production via fast cycle times and high quantities. Highlight : Diverse punch types tailored to meet market demands, including isostatic, pressure rubber, and exhaust punches Utilization of ASTM 1045 high-performance 45 steel for improved product quality and efficiency Employment of qualitative research methods, such as literature reviews, observations, and interviews, to examine the production process, ceramic body formation, and tool variations Keywords: ceramic mold, punches, injection molding, ASTM 1045 steel, diversified punches, qualitative analysis
PENGARUH KELAS MENENGAH ATAU ELIT LOKAL WAJO YANG BERKUASA SETELAH PEMEKARAN WILAYAH DI SULEWESI SELATAN PADA TAHUN 2000 Wahyu, Rizky; Irawati, Irawati; Tamrin, Tamrin
Madika: Jurnal Politik dan Governance Vol. 5 No. 1 (2025): Madika: Jurnal Politik dan Governance
Publisher : Program Studi Pemikiran Politik Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/madika.v5iNo.2.2932

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan sebuah analisis implementasi kebijakan publik program Kartu Tani di Kota Padang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konflik politik di Kabupaten Wajo dalam teori permainan termasuk persaingan Zero Sum Game. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan data sekunder dan artikel-artikel yang disesuaikan dan terkait dengan penelitian. Konsep situasi persaingan Zero Sum Game ini setiap elit yang bersaing saling menjatuhkan dan berdiri sendiri antara yang satu dengan yang lain. Jika dikalkulasikan ke dalam penghitungan jumlah kemenangan kedua pihak sama dengan nol. Maksudnya, adalah bahwa kedua pihak dalam persaingan itu menghadapi kemungkinan hasil yang sama atau pasti. Jika pihak yang satu mendapatkan kemenangan, maka pihak yang lain yang kalah. Sebaliknya, jika pihak yang satu mendapatkan kekalahan, maka pihak yang lain yang menang. Artinya, dalam konflik ini salah satu pihak harus ada yang menang dan kalah untuk mengakhiri konflik tersebut. Dalam politik lokal situasi Zero Sum Game itu digambarkan elit lokal yang menang akan tetap berkuasa dan elit lokal lain yang kalah berakhir kepada kerugian dan kehilangan kekuasaan. Adapun yang terjadi dalam kasus Kabupaten Wajo ini elit lokal yang berpengaruh di Kabupaten Wajo, yakni Puang pasca reformasi kehilangan kekuasaan politiknya di Kabupaten Wajo tersebut. Berdasarkan temuan dan hasil penelitian, pada pemilu april 2004 Golkar kehilangan mayoritasnya di DPRD Wajo Hal ini dibuktikan dengan Golkar kehilangan 9 kursi dari 26 menjadi 17 kursi. Tantangan utama datang dari dua partai islam Indonesia yakni PAN dan PKS. PAN berhasil meraih 5 kursi dan PKS meraih 4 kursi.