Getting married at a young age is a phenomenon that is often encountered in Indonesia. This is an important concern for many researchers, especially regarding the adjustment of individuals who marry at a young age. This study aims to determine the influence of self-concept and emotional maturity on self-adjustment in individuals who marry at a young age. This study involved 105 people who married at a young age. The sampling technique was determined using a purposive sampling, with criteria, namely men who married at the age of less than 25 years and women who married at the age of less than 21 years. Data collection for this study used a questionnaire method. This study uses data analysis techniques with multiple linear regression tests using the Statistical Product and Service Solutions (SPSS) computer program version 24.0 for Windows. The results of this study show that there is an influence between self-concept and emotional maturity on self-adjustment by 0.668 (p<0.05). This study shows that self-concept has a stronger influence than emotional maturity. ABSTRAKMenikah di usia muda menjadi salah satu fenomena yang seringkali dijumpai di Indonesia. Hal ini menjadi perhatian penting bagi banyak peneliti, terutama mengenai penyesuaian diri pada individu yang menikah di usia muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsep diri dan kematangan emosi terhadap penyesuaian diri pada individu yang menikah di usia muda. Penelitian ini melibatkan 105 orang yang menikah di usia muda. Teknik pengambilan sampel ditentukan dengan purposive sampling, dengan kriteria laki-laki yang menikah di usia kurang dari 25 tahun dan perempuan yang menikah di usia kurang dari 21 tahun. Pengumpulan data untuk penelitian ini menggunakan metode kuesioner. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan uji regresi linear berganda dengan menggunakan program komputer Statistical Product and Service Solutions (SPSS) version 24.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara konsep diri dan kematangan emosi terhadap penyesuaian diri sebesar 0.668 (p<0.05). Penelitian ini menunjukkan bahwa konsep diri memiliki pengaruh yang lebih kuat dibandingkan kematangan emosi.