Nabila Aulia Nurahma
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYALAHGUNAAN OBAT SEBAGAI SARANA UNTUK MENGGUGURKAN KEHAMILAN DALAM PANDANGAN HUKUM PIDANA DI INDONESIA DAN HUKUM PIDANA ISLAM Nabila Aulia Nurahma; Mohammad Nizar Zulmi
Jurnal Hukum dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Hukum dan Sosial Politik
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jhsp-widyakarya.v1i3.608

Abstract

.Penyalahgunaan zat terkait aborsi adalah masalah utama dengan risiko kesehatan dan etika. Praktek ini melibatkan penggunaan obat-obatan yang tidak diatur dan dilakukan tanpa pengawasan medis yang ketat. Fokus utama artikel ini adalah pada penyalahgunaan obat-obatan yang digunakan sebagai alat aborsi. Artikel ini menyajikan ketentuan hukum penyalahgunaan narkoba sebagai sarana aborsi dari perspektif hukum pidana Indonesia dan Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana hukum pidana Indonesia dan Islam memperlakukan penyalahgunaan narkoba sebagai sarana untuk mengakhiri kehamilan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Artinya, penulis tidak menggunakan satu sampel pun. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kepustakaan dan penulis mengidentifikasi secara sistematis sumber-sumber yang terkait dengan objek. Setelah menerima data, penulis menganalisis data peraturan hukum yang diperoleh pada subjek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menurut hukum pidana Indonesia dan hukum pidana Islam, penyalahgunaan zat dalam aborsi membawa hukuman yang berbeda untuk dokter, pelaku aborsi dan pelaku aborsi. Hukuman terberat menurut hukum pidana Indonesia adalah penjara dan denda sebesar Rp. 1 miliar bagi pelaku tindak pidana yang dikenai hukuman Ta’zir menurut hukum pidana Islam
Analisis Yuridis terhadap Pelanggaran Hukum Humaniter Oleh Pasukan Israel di Jalur Gaza Pratama Alifiandi; Nabila Aulia Nurahma; Nova Romadzoni Fadzillah
Majelis: Jurnal Hukum Indonesia Vol. 2 No. 4 (2025): November : Majelis : Jurnal Hukum Indonesia
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/majelis.v2i4.1337

Abstract

The armed conflict between Israel and Palestine, particularly in the Gaza Strip, has caused severe humanitarian impacts and raised strong allegations of violations of International Humanitarian Law (IHL). Israel’s military attacks on civilians, hospitals, and public infrastructure demonstrate breaches of the principles of distinction, proportionality, and humanity as stipulated in the 1949 Geneva Conventions and the 1977 Additional Protocol I. This study aims to analyze the forms of violations committed by Israeli forces and examine their legal accountability under international law and the International Criminal Court (ICC). The research employs a normative juridical method using statutory and case approaches, with primary legal materials from international treaties and secondary materials from academic journals and human rights reports. The findings indicate that Israel’s actions in Gaza constitute grave breaches and war crimes, as they deliberately target civilians and obstruct humanitarian assistance. This study emphasizes the urgency of enforcing international law and ensuring global accountability for perpetrators while encouraging member states of the Rome Statute to support ICC-led investigations into the ongoing violations